Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (11/11/2014) menguat tipis seiring dengan munculnya sentimen positif dari eksternal dan dalam negeri.
IHSG BEI dibuka menguat sebesar 5,73 poin atau 0,12 persen ke posisi 4.971,12 sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 1,44 poin atau 0,17 persen ke posisi 844,98.
"Katalis positif dari eksternal dan internal memberikan dukungan bagi pergerakan IHSG BEI," kata Head of research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Selasa, (11/11/2014)
Ia mengemukakan bahwa tingkat ekspor Cina naik 11,6 persen dan impor naik sebanyak 4,6 persen pada Oktober sehingga membuat surplus neraca perdagangannya.
Faktor positif lainnya dari eksternal, penguatan bursa-bursa saham AS seiring dengan ekspektasi investor terhadap kinerja perusahaan yang baik dan spekulasi bahwa ekonomi global menglami perbaikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank, Selasa pagi, melemah tipis satu poin menjadi Rp12.156 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.155 per dolar Amerika.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pergerakan mata uang rupiah cenderung masih stabil meski sentimen di pasar menunjukan fundamental Amerika Serikat masih positif.
"Dolar Amerika memulai sesi di Asia pagi ini dengan penguatan meski terbatas setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya sebagian pelaku pasar uang kembali mengambil posisi untuk kembali masuk ke dolar Amerika," katanya.
Menurut dia, meski data pertumbuhan pekerja Amerika di bawah ekspetasi, namun secara keseluruhan angka kerja di AS masih menunjukan perbaikan sehingga memperkuat pandangan pemulihan ekonomi Amerika Serikat tetap stabil. (Antara)