Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB
Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Djaka Budi Utama (tengah) meninjau kesiapan layanan kepabeanan di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (13/3/2026). [Bea Cukai]
baca 10 detik
  • Dirjen BC Djaka Budi Utama terseret kasus suap impor Rp61,3 M di PN Tipikor.
  • Pertemuan Hotel Borobudur diduga jadi pintu suap jalur cepat Blueray Cargo.
  • ea Cukai pilih irit bicara dan hormati proses hukum terkait dugaan korupsi.

Suara.com - Tabir gelap dugaan praktik lancung di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mulai tersingkap di meja hijau. Nama sang nakhoda, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama, terseret dalam pusaran kasus dugaan suap importasi barang yang kini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat.

Dalam surat dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terungkap sebuah pertemuan krusial di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Juli 2025. Pertemuan itu bukan sekadar jamuan makan biasa, melainkan diduga menjadi awal mula "main mata" antara pengusaha dan birokrat.

Djaka disebut hadir dalam pertemuan tersebut bersama jajaran elit DJBC lainnya, yakni Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan Sianipar. Agenda utamanya: memuluskan jalur cepat bagi barang-barang impor milik Blueray Cargo yang sebelumnya "tersandera" di jalur merah dan terkendala dwelling time.

Guyuran Dolar dan Kemewahan

Bukan tanpa imbalan, "pelicin" untuk para bos Bea Cukai ini tergolong fantastis. Jaksa KPK membeberkan modus operandi terdakwa pimpinan Blueray Cargo, John Field, dkk, yang diduga mengguyur para pejabat dengan uang secara berkelanjutan sejak Juli 2025 hingga Januari 2026.

Aliran dana tersebut mengalir deras dalam bentuk dolar Singapura. Jika dikonversi, total nilai suap mencapai angka yang mencengangkan, yakni Rp61,3 miliar. Tak hanya uang tunai, para pejabat ini juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas hiburan hingga barang-barang mewah senilai Rp1,8 miliar.

Bea Cukai Irit Bicara

Merespons terseretnya nama sang Dirjen, pihak Bea Cukai memilih untuk tidak banyak berkomentar. Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami menghormati proses hukum di pengadilan dengan menjunjung asas praduga tak bersalah. Karena sudah masuk tahap persidangan, kami tidak berkomentar mengenai substansi perkara," ujar Budi dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).

baca juga

Skandal ini kini menjadi sorotan tajam publik. Sebagai instansi yang menjadi penjaga pintu gerbang ekonomi negara, keterlibatan jajaran elit dalam kasus suap puluhan miliar ini menjadi tamparan keras bagi upaya pembersihan birokrasi di tanah air.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak tenang merespons kabar miring yang menimpa anak buahnya. Menkeu menegaskan tidak akan memberhentikan Djaka Budi Utama dari jabatannya dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Prosesnya kan baru mulai, namanya baru muncul, masa langsung berhenti? Kita lihat sampai clear sejelas-jelasnya seperti apa kasus itu, baru kita akan ambil tindakan," tegas Purbaya di Kantor Kemenkeu.

Meski memberikan pendampingan hukum, Purbaya membantah adanya intervensi terhadap proses hukum yang berjalan di KPK. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Djaka, dan sang Dirjen menyatakan pasrah dan siap mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku.

"Sudah (komunikasi). Dia akan ikuti proses hukum yang berlaku. Ini kan belum apa-apa kan masih baru. Saya kan belum terlalu jelas ini seperti apa. Ini kan baru disebutin tadi malam di satu media kan, di pengadilan. Nanti kita lihat seperti apa kelanjutan prosesnya. Itu saja," jelas Purbaya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:48 WIB

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

Hilang Kendali, Honda HR-V Tabrak Pembatas Jalan hingga Tercebur ke Sungai

Hilang Kendali, Honda HR-V Tabrak Pembatas Jalan hingga Tercebur ke Sungai

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:43 WIB

Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC

Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 19:43 WIB

Perluas Kesempatan Kerja Global, KUR Dioptimalkan untuk Dukung Pekerja Migran

Perluas Kesempatan Kerja Global, KUR Dioptimalkan untuk Dukung Pekerja Migran

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:41 WIB

Bahlil Sebut Negara Cuan Gede Jika Ekspor SDA Tak Transit

Bahlil Sebut Negara Cuan Gede Jika Ekspor SDA Tak Transit

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:40 WIB

×