Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB
Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Djaka Budi Utama (tengah) meninjau kesiapan layanan kepabeanan di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (13/3/2026). [Bea Cukai]
baca 10 detik
  • Dirjen BC Djaka Budi Utama terseret kasus suap impor Rp61,3 M di PN Tipikor.
  • Pertemuan Hotel Borobudur diduga jadi pintu suap jalur cepat Blueray Cargo.
  • ea Cukai pilih irit bicara dan hormati proses hukum terkait dugaan korupsi.

Suara.com - Tabir gelap dugaan praktik lancung di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mulai tersingkap di meja hijau. Nama sang nakhoda, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama, terseret dalam pusaran kasus dugaan suap importasi barang yang kini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat.

Dalam surat dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terungkap sebuah pertemuan krusial di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Juli 2025. Pertemuan itu bukan sekadar jamuan makan biasa, melainkan diduga menjadi awal mula "main mata" antara pengusaha dan birokrat.

Djaka disebut hadir dalam pertemuan tersebut bersama jajaran elit DJBC lainnya, yakni Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan Sianipar. Agenda utamanya: memuluskan jalur cepat bagi barang-barang impor milik Blueray Cargo yang sebelumnya "tersandera" di jalur merah dan terkendala dwelling time.

Guyuran Dolar dan Kemewahan

Bukan tanpa imbalan, "pelicin" untuk para bos Bea Cukai ini tergolong fantastis. Jaksa KPK membeberkan modus operandi terdakwa pimpinan Blueray Cargo, John Field, dkk, yang diduga mengguyur para pejabat dengan uang secara berkelanjutan sejak Juli 2025 hingga Januari 2026.

Aliran dana tersebut mengalir deras dalam bentuk dolar Singapura. Jika dikonversi, total nilai suap mencapai angka yang mencengangkan, yakni Rp61,3 miliar. Tak hanya uang tunai, para pejabat ini juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas hiburan hingga barang-barang mewah senilai Rp1,8 miliar.

Bea Cukai Irit Bicara

Merespons terseretnya nama sang Dirjen, pihak Bea Cukai memilih untuk tidak banyak berkomentar. Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami menghormati proses hukum di pengadilan dengan menjunjung asas praduga tak bersalah. Karena sudah masuk tahap persidangan, kami tidak berkomentar mengenai substansi perkara," ujar Budi dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).

baca juga

Skandal ini kini menjadi sorotan tajam publik. Sebagai instansi yang menjadi penjaga pintu gerbang ekonomi negara, keterlibatan jajaran elit dalam kasus suap puluhan miliar ini menjadi tamparan keras bagi upaya pembersihan birokrasi di tanah air.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak tenang merespons kabar miring yang menimpa anak buahnya. Menkeu menegaskan tidak akan memberhentikan Djaka Budi Utama dari jabatannya dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Prosesnya kan baru mulai, namanya baru muncul, masa langsung berhenti? Kita lihat sampai clear sejelas-jelasnya seperti apa kasus itu, baru kita akan ambil tindakan," tegas Purbaya di Kantor Kemenkeu.

Meski memberikan pendampingan hukum, Purbaya membantah adanya intervensi terhadap proses hukum yang berjalan di KPK. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Djaka, dan sang Dirjen menyatakan pasrah dan siap mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku.

"Sudah (komunikasi). Dia akan ikuti proses hukum yang berlaku. Ini kan belum apa-apa kan masih baru. Saya kan belum terlalu jelas ini seperti apa. Ini kan baru disebutin tadi malam di satu media kan, di pengadilan. Nanti kita lihat seperti apa kelanjutan prosesnya. Itu saja," jelas Purbaya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control

Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:33 WIB

BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan

BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri

Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno

Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu

Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×