Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

KIH KMP Damai, IHSG Menguat ke Level 5.032

Laban Laisila | Suara.com

Selasa, 11 November 2014 | 17:00 WIB
KIH KMP Damai, IHSG Menguat ke Level 5.032
Seorang karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (21/8)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia ditutup menguat ke level 5.032 poin, Selasa (11/11/2014), didorong kondisi politik dalam negeri yang kondusif.

IHSG BEI ditutup memguat sebesar 66,89 poin atau 1,35 persen ke posisi 5.032,28, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 15,50 poin atau 1,84 persen ke posisi 859,04.

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta,  mengatakan bahwa suhu kondisi politik di dalam negeri yang mulai membaik menjadi salah satu katalis positif bagi laju indeks BEI.

"Dua kubu di DPR telah sepakat akan pembagian jatah kursi pimpinan alat kelengkapan dewan. Situasi politik itu menjadi katalis positif," katanya.

Dari eksternal, lanjut dia, menguatnya bursa saham regional dimana bursa Wall Street yang masih melanjutkan rekor tertingginya menyusul kinerja keuangan emiten yang melebihi ekspektasi pasar berdampak pada pasar saham di dalam negeri.

"Hal itu membuat kekhawatiran perlambatan ekonomi AS memudar," katanya.

Kendati demikian, Purwoko Sartono mengatakan faktor yang masih membayangi laju indeks BEI dan menjadi perhatian pasar adalah waktu kenaikan bahan bakar minyak (BBM), dimana ketidakpastian itu dikhawatirkan mendorong harga barang naik terlebih dahulu sebelum BBM subsidi dinaikkan harganya.

"Selain masalah BBM, indeks BEI juga masih dibayangi oleh nilai tukar rupiah yang cenderung melemah terhadap dolar AS," katanya.

Dia memproyeksikan indeks BEI akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan besok (Rabu, 12/11) di kisaran 4.990-5.070 poin.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 204.933 kali dengan volume mencapai 3,49 miliar lembar saham senilai Rp3,77 triliun. Tercatat efek yang mengalami penguatan sebanyak 202 saham, turun sebanyak 111 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 85 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 63,58 poin (0,27 persen) ke 23.808,28, indeks Nikkei naik 343,58 poin (2,05 persen) ke 17.124,11, dan Straits Times melemah 10,65 poin (0,34 persen) ke posisi 3.289,17. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922

Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 18:39 WIB

Sempat Dibekukan, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,84 Persen ke 6.223

Sempat Dibekukan, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,84 Persen ke 6.223

Foto | Selasa, 18 Maret 2025 | 17:49 WIB

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup Menguat

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup Menguat

Foto | Senin, 30 Desember 2024 | 22:34 WIB

Terkini

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:46 WIB

Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas

Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:37 WIB

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:32 WIB

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:09 WIB

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB