Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KIH KMP Damai, IHSG Menguat ke Level 5.032

Laban Laisila

Selasa, 11 November 2014 | 17:00 WIB
KIH KMP Damai, IHSG Menguat ke Level 5.032
Seorang karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (21/8)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia ditutup menguat ke level 5.032 poin, Selasa (11/11/2014), didorong kondisi politik dalam negeri yang kondusif.

IHSG BEI ditutup memguat sebesar 66,89 poin atau 1,35 persen ke posisi 5.032,28, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 15,50 poin atau 1,84 persen ke posisi 859,04.

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta,  mengatakan bahwa suhu kondisi politik di dalam negeri yang mulai membaik menjadi salah satu katalis positif bagi laju indeks BEI.

"Dua kubu di DPR telah sepakat akan pembagian jatah kursi pimpinan alat kelengkapan dewan. Situasi politik itu menjadi katalis positif," katanya.

Dari eksternal, lanjut dia, menguatnya bursa saham regional dimana bursa Wall Street yang masih melanjutkan rekor tertingginya menyusul kinerja keuangan emiten yang melebihi ekspektasi pasar berdampak pada pasar saham di dalam negeri.

"Hal itu membuat kekhawatiran perlambatan ekonomi AS memudar," katanya.

Kendati demikian, Purwoko Sartono mengatakan faktor yang masih membayangi laju indeks BEI dan menjadi perhatian pasar adalah waktu kenaikan bahan bakar minyak (BBM), dimana ketidakpastian itu dikhawatirkan mendorong harga barang naik terlebih dahulu sebelum BBM subsidi dinaikkan harganya.

"Selain masalah BBM, indeks BEI juga masih dibayangi oleh nilai tukar rupiah yang cenderung melemah terhadap dolar AS," katanya.

Dia memproyeksikan indeks BEI akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan besok (Rabu, 12/11) di kisaran 4.990-5.070 poin.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 204.933 kali dengan volume mencapai 3,49 miliar lembar saham senilai Rp3,77 triliun. Tercatat efek yang mengalami penguatan sebanyak 202 saham, turun sebanyak 111 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 85 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 63,58 poin (0,27 persen) ke 23.808,28, indeks Nikkei naik 343,58 poin (2,05 persen) ke 17.124,11, dan Straits Times melemah 10,65 poin (0,34 persen) ke posisi 3.289,17. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922

Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 18:39 WIB

Sempat Dibekukan, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,84 Persen ke 6.223

Sempat Dibekukan, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,84 Persen ke 6.223

Foto | Selasa, 18 Maret 2025 | 17:49 WIB

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup Menguat

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup Menguat

Foto | Senin, 30 Desember 2024 | 22:34 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×