Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Pengusaha Indonesia dan Cina Teken 12 MoU

Ruben Setiawan

Selasa, 11 November 2014 | 22:52 WIB
Pengusaha Indonesia dan Cina Teken 12 MoU
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Presiden Cina Xi Jinping pada KTT APEC 2014, (11/11). (Reuters//Kim Kyung-Hoon)

Suara.com - Sebanyak 12 nota kesepahaman antara pengusaha Indonesia dan Cina ditandatangani dalam Forum Bisnis Indonesia - Cina yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada rangkaian kegiatan APEC 2014 di Beijing.

Dari siaran pers yang diterima pada, Selasa (11/11/2014), pada acara yang dihadiri 170 pengusaha Indonesia dan 150 pengusaha Cina tersebut, telah ditandangani 12 Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama di berbagai sektor seperti logistik, transportasi, pertambangan, energi, industri gula tebu dan kawasan industri.

Di sektor logistik telah ditandatangani MoU antara PT Zadasa dengan Shen Zhen Tian He Wei Hang. MoU lainnya adalah PT Resteel Industry dengan China Railway Construction, PT Eka Sampoerna Sukses dengan Fujian Yinhai Group dengan investasi mencapai 1,3 juta dolar AS, Maspion Group dengan Shining Resources dengan total investasi mencapai 100 juta dolar AS untuk pembangunan smelter.

Kemudian Global Sukses Group, Cahaya Sukses International dengan Fujian Tian Mao dengan investasi 1,5 juta dolar AS, PT Wijaya Infrastruktur Indonesia dengan Golden Mega International Holdings mencapai 120 juta dolar AS, PT Integral Mining Nusantara dengan Jiangsu Wei-Wei Mining mencapai 775 juta dolar AS dan PT Sinar Sukses Mandiri dengan Zhong Ji Hao mencapai 306 juta dolar AS.

Kerja sama lainnya adalah antara PT Indonesia Energy Prima dengan SDIC International Trade mencapai 350 juta dolar AS, PT Kayan Hydro Energy dengan Shanghai Electric Power mencapai 17,8 miliar dolar AS, PT Adaro Power dengan China Shenhua Overseas serta PT MAESA Optima Mineral dengan Vansun Holding Group.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik banyaknya MoU yang tercipta. Kadin menilai bahwa kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Cina masih menyisakan ruang yang luas untuk meningkatkan kemanfaatan bagi kedua negara khususnya Indonesia.

"Sekarang Indonesia perlu berusaha mendapatkan kemanfaatan kerja sama regional maupun bilateral secara optimal bagi kemakmuran rakyat, seperti dengan Cina yang sebenarnya hubungan kerjasamanya sudah terjalin lama," kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto melalui keterangan pers.

Suryo mengatakan, kerja sama regional ASEAN juga terus berkembang secara vertikal maupun horizontal. Secara vertikal pada tahun 2015 melalui pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sedangkan secara horizontal, kerja sama antara ASEAN dengan negara-negara lain terus berkembang. Selain dengan Cina, ASEAN juga mendapat tawaran kerja sama dengan Jepang, Korea, India, Uni Eropa, Australia dan Amerika Serikat.

Kadin Indonesia, kata dia, akan melakukan berbagai upaya serta kerja sama dengan negara lain, khususnya dengan Cina yang dinilai cukup strategis.

"Adanya keinginan Pemerintah Tiongkok untuk membangun Jalan Sutera Abad 21, kita menyambut baik sebagai dorongan untuk mempercepat visi Indonesia sebagai negara maritim," kata Suryo.

Jalan Sutera di masa lalu membentang dari daratan Cina ke laut di Asia Tenggara, termasuk lautan di kepulauan nusantara. Ke depan, pihaknya mengharapkan agar kerja sama antara Indonesia dan Cina bisa lebih produktif, seimbang dan setara.

Senada dengan Suryo, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa kerja sama diantara kedua negara harus saling menguntungkan dan memperhatikan kualitas.

Jokowi mengatakan, kerja sama diantara Indonesia dengan Tiongkok dilakukan untuk mempercepat pembangunan. Dia pun mengatakan akan membangun 24 pelabuhan yang tersebar di daerah-daerah Indonesia. Selain itu peluang untuk investasi lainnya adalah pembangunan pembangkit listrik karena daerah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi masih kekurangan listrik.

"Di power plant ada masalah perizinan dan pembebasan lahan. Dulu perizinan mengurus power plant bisa mencapai 2 tahun, 4 tahun bahkan 6 tahun. Ini masalah besar yang harus diselesaikan, kita akan ada kantor perizinan one stop service untuk investasi," kata Jokowi.

Hingga saat ini, lanjut mantan gubernur DKI Jakarta itu masih ada defisit neraca perdagangan yang besar karena impor minyak masih tinggi sehingga ke depan Indonesia akan berupaya menaikkan produksi minyak.

"Untuk hasil pertambangan, Indonesia akan menjual barang dengan minimal setengah jadi dan barang jadi," ujar Jokowi.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiba di Korea Selatan, Ini Agenda Presiden Prabowo di KTT APEC 2025

Tiba di Korea Selatan, Ini Agenda Presiden Prabowo di KTT APEC 2025

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 22:59 WIB

Hari Ini, Prabowo Bertolak ke Korea Selatan untuk KTT APEC 2025

Hari Ini, Prabowo Bertolak ke Korea Selatan untuk KTT APEC 2025

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:19 WIB

Terbang ke Kualalumpur, Selain Gaza, Isu 'Nuklir' Jadi Bahasan Panas Prabowo di KTT ASEAN

Terbang ke Kualalumpur, Selain Gaza, Isu 'Nuklir' Jadi Bahasan Panas Prabowo di KTT ASEAN

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:41 WIB

Prabowo di KTT APEC: Indonesia Buka Pintu Investasi Rp9.500 Triliun untuk Hilirisasi

Prabowo di KTT APEC: Indonesia Buka Pintu Investasi Rp9.500 Triliun untuk Hilirisasi

News | Minggu, 17 November 2024 | 04:55 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Bertemu PM Trudeau, Menko Airlangga: Perjanjian ICA CEPA Telah Selesai Secara Substansi

Dampingi Presiden Prabowo Bertemu PM Trudeau, Menko Airlangga: Perjanjian ICA CEPA Telah Selesai Secara Substansi

Bisnis | Sabtu, 16 November 2024 | 15:16 WIB

Dihadiri Jokowi, Kesepakatan KTT APEC Diharapkan Jadi Angin Segar Bagi Industri Perumahan RI

Dihadiri Jokowi, Kesepakatan KTT APEC Diharapkan Jadi Angin Segar Bagi Industri Perumahan RI

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 19:49 WIB

Demi Penuhi Undangan Muhammadiyah, Jokowi Pilih Pulang Duluan di KTT APEC Thailand

Demi Penuhi Undangan Muhammadiyah, Jokowi Pilih Pulang Duluan di KTT APEC Thailand

News | Sabtu, 19 November 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:11 WIB

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:06 WIB

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:04 WIB

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:00 WIB

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:41 WIB

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

×