Harga BBM Naik, Kualitas Pun Harus Naik

Liberty Jemadu, Deni Yuliansari

Jum'at, 14 November 2014 | 20:24 WIB
Harga BBM Naik, Kualitas Pun Harus Naik
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar minyak (Antara).

Suara.com - Pemerintah Presiden Joko Widodo berencana mengurangi subsidi bahan bakar minyak, yang akan memicu naiknya harga bensin premium yang semula Rp6.500 diperkirakan menjadi Rp9.000 per liter.

Menurut Eksekutif Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin, naiknya harga BBM seharusnya juga diiringi dengan naiknya kualitas BBM yang disediakan.

Selama ini, menurutnya, patokan harga bahan bakar yang digunakan pemerintah menggunakan harga Bursa Minyak Singapura (Mid Oil Plats Singaapore/MOPS), namun pemerintah hanya mengadaptasi harga dan tidak disertai adaptasi kualitas.

"Dengan harga naik tersebut, seharusnya yang dijadikan bahan bakar minyak subsidi itu BBM Ron 92 atau Pertamax," katanya di Jakarta, Jumat (14/11).

Dia memaparkan bahwa, harga BBM berdasarkan MOPS satu barel periode Januari-Juli 2014 mencapai 121 dolar Amerika Serika (sekitar Rp1,4 juta)

"Kalau dikonversi ke rupiah dalam liter, itu jadi Rp9.500, namun dengan kualitas Ron 92," kata Ahmad.

Dengan penggunaan bahan bakar angka Ron tinggi, Ahmad mengklaim bahwa penggunaan bahan bakar bisa lebih hemat 10 persen dibandingkan menggunakan BBM dengan angka ron dibawah 92.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investor Menunggu Jokowi-JK Tuntaskan Masalah Subsidi BBM

Investor Menunggu Jokowi-JK Tuntaskan Masalah Subsidi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 17:27 WIB

Jokowi Keluhkan Defisit APBN dan Subsidi BBM

Jokowi Keluhkan Defisit APBN dan Subsidi BBM

Bisnis | Minggu, 12 Oktober 2014 | 13:26 WIB

Ada Banyak Sumber Pendanaan Selain Mencabut Subsidi BBM

Ada Banyak Sumber Pendanaan Selain Mencabut Subsidi BBM

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 13:13 WIB

Jokowi-JK Ditantang Hapus Subsidi BBM

Jokowi-JK Ditantang Hapus Subsidi BBM

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2014 | 13:15 WIB

Pemerintah Antisipasi Pembengkakan Subsidi BBM

Pemerintah Antisipasi Pembengkakan Subsidi BBM

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 15:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×