Wapres: Rupiah Tak Melemah Terhadap Dolar AS

Liberty Jemadu

Kamis, 18 Desember 2014 | 03:00 WIB
Wapres: Rupiah Tak Melemah Terhadap Dolar AS
Uang rupiah (Antara)

Suara.com - Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menyatakan jika saat ini mata uang rupiah tidak melemah terhadap mata uang dolar AS melainkan dolar AS yang menguat dan berimbas rupiah menjadi lebih murah.

"Saat ini yang terjadi bukan rupiah melemah, tetapi karena dolar Amerika yang menguat akibat adanya pertumbuhan ekonomi di Amerika sebesar empat persen," katanya saat memberikan sambutan pada pembukaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Expo tahun 2014 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu malam (17/12/2014).

Ia mengatakan mata uang rupiah saat ini juga lebih kuat dari mata uang Turki, Rusia, atau negara lain dan bahkan lebih baik dari mata uang negara Asia lainnya.

"Kondisi seperti ini akan memberikan efek ekspor yang lebih baik dan impor akan tertahan akibat kondisi ini," katanya.

Menurut dia, secara alamiah akan terjadi peningkatan ekspor dan mengurangi impor dan kondisi seperti ini penting mengingat hal ini akan menyebabkan permintaan barang akan meningkat.

"Justru dampaknya lebih banyak positif, daripada negatifnya. Ini kesempatan untuk maju dan semoga peluang seperti itu dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga apa yang dituju untuk majukan Jatim ini jadi bagian untuk majukan ekonomi Indonesia," katanya.

Dirinya juga memberikan penghargaan atas terselenggaranya pameran BUMD karena dengan adanya kegiatan ini akan membawa perkembangan yang baik untuk perkembangan masing-masing BUMD.

"Setiap perusahaan selalu menyampaikan visi dan misinya untuk kedepan. Begitu pula dengan BUMD dan BUMN visinya pasti untuk mengembangkan sekaligus punya magnetan tentunya harus punya fungsi sosial," katanya.

BUMD saat ini sudah banyak yang berkembang dengan baik di masing-masing provinsi dibuktikan dengan adanya pasar-pasar yang tetap berjalan, pelayanan air bersih dan juga pertumbuhan perdagangan.

"Ini jadi modal aset yang ada di daerah untuk dikembangkan karena ada aset BUMD untuk terus dikembangkan di samping adanya pelayanan atau service kepada masyarakat yang harus diperhatikan," katanya.

Ia mengatakan, dulu BUMD susah untuk profesional karena berkaitan dengan birokrasi mengingat dulu banyak ditempatkan orang orang dari pemerintah daerah yang sudah pensiun untuk menduduki jabatan direksi pada BUMD.

"Hal itu dilakukan karena orang-orang tersebut memiliki sifat birokrasi yang baik. Namun demikian yang perlu diperhatikan adalah BUMD itu berbeda dengan birokrasi dan harus berkembang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Malu Nilai Rupiah Terus Melemah

Ahok Malu Nilai Rupiah Terus Melemah

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 17:53 WIB

Menteri Sofyan: Pelemahan Mata Uang Bukan Hanya Dialami Indonesia

Menteri Sofyan: Pelemahan Mata Uang Bukan Hanya Dialami Indonesia

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 12:19 WIB

Terkini

BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Sumbar | Jum'at, 18 September 2026 | 17:52 WIB

Kemarau Panjang, Warga Lenteng Agung Antre Air Bersih

Kemarau Panjang, Warga Lenteng Agung Antre Air Bersih

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 17:51 WIB

BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta

BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 17:51 WIB

Review Resident Evil 2026: Kurir Medis Melawan Chaos di Kiamat Zombie

Review Resident Evil 2026: Kurir Medis Melawan Chaos di Kiamat Zombie

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:50 WIB

Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah

Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 17:49 WIB

BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan

BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 17:44 WIB

Kenapa Atlet Esports Juga Perlu Punya Massa Otot? Pelatih: Tak Cuma Andalkan Jari!

Kenapa Atlet Esports Juga Perlu Punya Massa Otot? Pelatih: Tak Cuma Andalkan Jari!

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 17:40 WIB

Bukan dengan Nirempati, Ini Cara Tepat Menerapkan Sikap 'Mindfulness'

Bukan dengan Nirempati, Ini Cara Tepat Menerapkan Sikap 'Mindfulness'

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:40 WIB

Persija Tanpa Didukung The Jakmania Hadapi Java United, Shin Tae-yong: Sakit Hati, Menyedihkan

Persija Tanpa Didukung The Jakmania Hadapi Java United, Shin Tae-yong: Sakit Hati, Menyedihkan

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:34 WIB

Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan

Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 17:33 WIB

×