Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Jelang Tahun Baru, Harga Bahan Pokok Melambung

Ardi Mandiri | Suara.com

Senin, 29 Desember 2014 | 02:46 WIB
Jelang Tahun Baru, Harga Bahan Pokok Melambung
Pedagang cabai keriting menunggu pembeli kebutuhan pokok di pasar Senen, Jakarta.

Suara.com - Menjelang akhir tahun harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Bogor, Jawa Barat mengalami kenaikan cukup signifikan, kenaikan tertinggi didominasi oleh cabai.

Pantauan Antara Minggu di Pasar Anyar, harga cabai merah keriting menembus angka Rp90.000 per kilogram. Kenaikan ini sudah terjadi selama hampir dua pekan terakhir.

"Sudah dua bulan harga cabai naik sedikit demi sedikit, sekarang harganya sudah Rp90.000 untuk merah keriting," kata Rico pedagang hortikultura di Pasar Anyar.

Menurut Rico, karena tingginya harga cabai keriting, stok cabe tersebut juga menipis, bahkan jarang sekali pedagang yang menjualnya.

Untuk cabeai jenis lainnya seperti cabai rawit dijual Rp40.000 per kilo gram, cabai hijau keriting Rp28.000, merah besar dan merah hijau juga dijual Rp38.000 per kilo gram.

"Untuk cabai rawit merah sudah tidak ada yang jual lagi, produksinya turun karena gagal panen," kata Rico.

Selain cabai, kenaikan harga cukup tinggi terjadi pada sayuran yakni wortel yang biasanya Rp6.000 per kilo gram kini berkisar antara Rp12.000 hingga Rp14.000 per kilo gram.

Untuk jenis sayuran lainnya masih normal, seperti Kentang Rp10.000 per kg, tomat Rp7.000 per kg, buncis Rp7.000 per kg, dan daun bawang beserta saledri Rp12.000 per kg.

Kenaikan harga lainnya terjadi pada ayam yang biasanya Rp25.000 per kg kini sudah naik menjadi Rp30.000 per kg, begitu juga dengan telur ayam boiler bertahan di harga Rp21.000 per kg.

Sementara itu, untuk harga bawang merah dan bawang putih masih stabil yakni Rp18.000 per kg untuk bawang putih dan Rp20.000 untuk bawang merah.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Mangahin Sinaga menyebutkan, harga kebutuhan pokok terutama jenis hortikultura cenderung stabil, karena sudah mengalami kenaikan sejak harga BBM resmi naik.

"Minggu ini harga cenderung stabil, karena kenaikan sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Jadi harga-harga sudah memang tinggi sebelum tahun baru," katanya.

Menurut Sinaga, kenaikan harga kebutuhan pokok ini berpengaruh pada turunnya minat konsumen untuk melakukan transaksi terhadap barang yang akan dibeli di pasar.

"Kita sudah melakukan upaya diantaranya memantau setiap saat fluktuasi harga. Kami juga sudah melakukan operasi pasar khusus beras, untuk menekan harga beras yang kini dijual Rp9.500 di pasaran," katanya.

Wati (54) salah satu pembeli di pasar mengaku pasrah dengan mahalnya harga kebutuhan pokok yang terjadi akhir-akhir ini.

Menurutnya, yang namanya kebutuhan pokok walaupun mahal tetap akan dibeli untuk kebutuhan rumah tangga. Ia berharap pemerintah dapat mengendalikan harga sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Ya mau bagaimana lagi, mahal harus tetap dibeli, biasanya bawa Rp50.000 sudah pulang dengan satu kantong besar belanjaan, sekarang cuma satu kantong kecil, serba mahal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Foto | Kamis, 20 November 2014 | 11:45 WIB

Pedagang: Hampir Semua Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pedagang: Hampir Semua Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2014 | 13:39 WIB

Pedagang: Produsen Menaikkan Harga, Kami Hanya Mengikuti

Pedagang: Produsen Menaikkan Harga, Kami Hanya Mengikuti

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2014 | 14:00 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB