Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

BBM Turun, Harga Pangan Tidak Ikut Turun

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 05 Januari 2015 | 06:55 WIB
BBM Turun, Harga Pangan Tidak Ikut Turun
Ilustrasi pedagang bahan pokok di sebuah pasar tradisional. (Foto: Antara/Reno Esnir)

Suara.com - Turunnya harga bahan bakar minyak jenis premium (Ron 88) menjadi Rp7.600/liter dan solar menjadi Rp7.250/liter belum mempengaruhi harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Harga bahan pangan belum mengalami perubahan, dalam artian masih stabil dengan harga yang lama, setelah diturunkannya BBM sejak 1 Januari 2015 lalu.

Salah serang pedagang di pasar Anduonohu Kendari, Mardin, mengatakan, bahwa sampai empat hari sejak diturunkannya harga BBM, harga sejumlah bahan pangan dipasar tersebut belum berubah.

"Harga belum turun, karena barang yang kami jual saat ini kami beli dengan harga yang lama sebelum BBM turun,"ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya dan pedagang lain harus menghabiskan stok barang yang dibeli saat harga pangan naik mengikuti naiknya harga BBM bulan November lalu.

Para pedagang tersebut belum bisa memastikan apakah harga pangan akan turun atau tidak sebab harganya dipengaruhi oleh permintaan dan ketersediaan stok barang di pasaran.

"Biasanya harga bahan pangan tidak serta merta kami langsung turunkan, karena kami juga membeli dari distributor, kalau distributor jualnya mahal maka kami juga pasti akan menjualnya mahal, yang pastinya tidak ada edagang yang mau rugi, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Amir, pedagang di Pasar Bonggoeya, Kota Kendari, bahwa harga bahan pangan belum mengalami perubahan signifikan.

"harga belum berubah, masih harga lama, kami juga tidak tahu apakah harga akan turun atau tidak, misalnya beras kami masih jual Rp9.000 hingga Rp10.000/kg, tergantung jenis dan kualitasnya,"ujarnya.

Untuk, gula pasir dijual dengan harga Rp10.000/kg, minyak goreng Rp12.000/liter, tepung terigu Rp9.000/kg. Para pedagang itu juga meminta agar pemerintah setempat untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan sehingga stok kebutuhan pokok tetap terjaga dan stabil. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Sofyan: Subsidi untuk Premium Dihapus

Menteri Sofyan: Subsidi untuk Premium Dihapus

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2014 | 10:50 WIB

BI Ikut Jaga Kestabilan Harga Pangan

BI Ikut Jaga Kestabilan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2014 | 10:36 WIB

Dana Cadangan Rp 2 Triliun  untuk Antisipasi Kemarau Panjang

Dana Cadangan Rp 2 Triliun untuk Antisipasi Kemarau Panjang

Bisnis | Selasa, 29 April 2014 | 14:14 WIB

BI: Harga Pangan Terkendali, Tren Inflasi Menurun

BI: Harga Pangan Terkendali, Tren Inflasi Menurun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2014 | 15:08 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB