Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Indonesia Perlu Banyak Bank Berskala ASEAN

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2015 | 13:21 WIB
Indonesia Perlu Banyak Bank Berskala ASEAN
Ilustrasi: Transaksi di perbankan. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR Andreas Eddy Susetyo menilai Indonesia harus mempunyai banyak bank berskala ASEAN agar perekonomian nasional terdongkrak serta mampu menghadapi era kompetisi yang sengit dengan bank-bank asing.  

"Kalau tidak, ekonomi Indonesia akan selalu kalah dari negara ASEAN terutama Singapura dan Malaysia. Itulah kenapa perlunya bank-bank melakukan konsolidasi dengan banyak bank. Dalam menghadapi kompetisi tersebut, Indonesia harus memiliki bank besar yang kuat," ujar Andreas.

Indonesia, lanjut Andreas, membutuhkan bank besar agar dapat menopang laju pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, bila ekonomi nasional kuat, Indonesia maka bisa menjadi negara perekonomian terbesar ketujuh dunia.

"Sangat perlu. Untuk KTT ekonomi Asia pada 2020 nanti, kita harus memenuhi persyaratan Qualified ASEAN Bank (QAB)," kata Andreas.

Andreas menuturkan, meski saat ini perekonomian Indonesia masuk 15 besar, Indonesia belum memiliki bank berskala besar yang mampu menyaingi bank-bank Singapura ataupun Malaysia. Sedangkan, Singapura dan Malaysia, meski tidak masuk perekonomian 15 besar dunia, bank- bank dari kedua negara itu justru lebih besar dari Indonesia.

"Maka dari itu, supaya bisa unggul dari Malaysia dan Singapura, harus bisa menetapkan kebijakan konsolidasi melalui perkembangan nonorganik (merger antar bank swasta dan bank BUMN)," ujar Andreas.

Di Singapura dan Malaysia, skala bank kian membesar dan mampu bersaing di tingkat regional akibat proses konsolidasi yang dilakukan oleh pemerintahnya. Cuma tiga bank Tahun 1990 hingga 2013, pemerintah Singapura mengonsolidasikan jumlah perbankannya dari 13 bank menjadi tinggal tiga bank yang besar-besar, yakni DBS Bank, OCBC Bank, dan UOB Bank.

Sementara itu. Malaysia juga melakukan hal serupa sepanjang periode 1990 hingga 2013, dimana jumlah banknya dikonsolidasikan dari 28 bank menjadi tinggal delapan bank besar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MEA Dapat Rugikan Ekonomi Indonesia

MEA Dapat Rugikan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 02 Februari 2015 | 18:48 WIB

Menkeu: Sektor Manufaktur Bantu Indonesia Hadapi MEA

Menkeu: Sektor Manufaktur Bantu Indonesia Hadapi MEA

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2015 | 02:48 WIB

Bank yang 'Sakit' Akan Dibangkrutkan

Bank yang 'Sakit' Akan Dibangkrutkan

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2015 | 13:11 WIB

Jokowi: Negara ASEAN Takut 'Diserbu' Pengusaha Indonesia

Jokowi: Negara ASEAN Takut 'Diserbu' Pengusaha Indonesia

Bisnis | Senin, 12 Januari 2015 | 18:24 WIB

Dirut BTN: Positif, Prospek Perbankan di 2015

Dirut BTN: Positif, Prospek Perbankan di 2015

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2015 | 16:15 WIB

Terkini

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:09 WIB

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:15 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB