Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Sektor Properti Akan Dikenakan Pajak yang Tinggi

Doddy Rosadi

Rabu, 11 Maret 2015 | 14:52 WIB
Sektor Properti Akan Dikenakan Pajak yang Tinggi
Ilustrasi: Sejumlah pekerja di sektor properti. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - LSM Perumahan Indonesia Property Watch menilai rencana pengenaan pajak pertambahan nilai atas Barang Mewah (PPnBM) oleh pemerintah pada sektor properti seharusnya tidak didasarkan atas target penerimaan pajak pemerintah yang menurun. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda mengatakan, seharusnya pengenaan pajak untuk sektor apa pun didasarkan atas kewajaran dan tidak semata-mata karena target pemerintah yang menurun.

“Banyak faktor yang membuat pajak sektor properti menurun tahun 2014 karena memang penjualan properti tahun lalu mengalami anjlok. Berdasarkan data Indonesia Property Watch pasar properti mengalami penurunan hampir mencapai 60% (year to year) dibandingkan tahun 2013. Hal ini yang membuat penerimaan pajak pun relatif akan berkurang,” ujar Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Rencana revisi pengenaan PPnBM saat ini belum menemui kesepakatan antara pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan dengan para pelaku bisnis properti itu sendiri. Indonesia Property Watch menilai pengenaan pajak yang terlalu tinggi akan membuat para pelaku bisnis properti lebih banyak menghindar dengan segala trik yang ada agar tidak terkena pajak.

“Rencana pemerintah untuk menambahkan kriteria baru terkait harga per m2 dirasakan tidak akan membuat pajak menjadi efektif karena banyak yang akan bermain. Sebagai harga yang terkena pajak adalah Rp 20 juta p m2, maka banyak cara untuk dapat berkelit dari pajak tersebut meskipun apartemen dijual dengan harga Rp 25 juta per m2. Artinya pengembang bisa saja membagi dua kategori harga jual menjadi Rp 19 juta untuk harga jual konstruksi dan Rp 6 juta untuk tambahan peningkatan mutu dan finishing,” jelasnya.

Kata Ali, pengenaan pajak juga sebaiknya dibuat progresif sehingga azas keadilian akan terjamin. Meskipun harga per m2 Rp 25 juta namun tentunya berbeda bila membeli apartemen dengan luas 60 m2 dibandingkan 200 m2. Itu baru dari sektor apartemen, untuk perumahan landed pun seharusnya berbeda penerapannya.

“Namun demikian apapun yang akan ditetapkan pemerintah seharusnya mempunyai dasar kuat dan memahami pasar properti yang ada di Indonesia karena secara karakteristik berbeda dan tidak dapat dikaitkan dengan karakter benda bergerak seperti mobil mewah, perhiasan, dan lainnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sektor Properti Terpuruk

Sektor Properti Terpuruk

Foto | Jum'at, 06 Maret 2015 | 18:45 WIB

Masyarakat Bisa Beli Rumah dengan Uang Muka Hanya 1 Persen

Masyarakat Bisa Beli Rumah dengan Uang Muka Hanya 1 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2015 | 06:35 WIB

"Custom  Home" Inovasi Paramount Land Siasati Pasar yang Lesu

"Custom Home" Inovasi Paramount Land Siasati Pasar yang Lesu

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2015 | 17:32 WIB

IPW: Pemerintah 'Pemberi Harapan Palsu' dalam Program Perumahan

IPW: Pemerintah 'Pemberi Harapan Palsu' dalam Program Perumahan

Bisnis | Senin, 23 Februari 2015 | 16:08 WIB

"BI Rate" Turun, Pasar Properti Kembali Bergairah

"BI Rate" Turun, Pasar Properti Kembali Bergairah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2015 | 15:06 WIB

Pasar Properti di Indonesia Terancam Anjlok

Pasar Properti di Indonesia Terancam Anjlok

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2015 | 12:10 WIB

Pengembang Properti Masih 'Takut' Naikkan Harga Jual Rumah

Pengembang Properti Masih 'Takut' Naikkan Harga Jual Rumah

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2015 | 13:45 WIB

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 15:40 WIB

Terkini

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

×