Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Pengembang Properti Masih 'Takut' Naikkan Harga Jual Rumah

Doddy Rosadi

Rabu, 04 Februari 2015 | 13:45 WIB
Pengembang Properti Masih 'Takut' Naikkan Harga Jual Rumah
Ilustrasi: Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek properti. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Riau, Amran Tambi, mengatakan sebagian besar pengembang properti belum berani menaikkan harga rumah menengah dan mewah karena pertimbangan daya beli konsumen yang lesu selama dua tahun terakhir.

"Untuk harga jual rumah tahun ini banyak anggota REI yang belum berani menaikan karena daya beli masyarakat turun," kata Amran Tambi.

Ia mengatakan, para pengembang masih dalam tahap wait and see untuk mematok harga rumah menengah dan mewah sambil berharap kondisi perekonomian pada tahun ini membaik yang bisa meningkatkan daya beli masyarakat. Terlebih lagi, pemerintah sudah dua kali menurunkan harga BBM bersubsidi pada awal tahun.

Hanya saja, ia mengatakan kebijakan penurunan harga BBM subsidi tersebut tidak banyak berdampak ke sektor properti. Sebabnya, harga barang bangunan dan material rumah terlanjur naik dan tidak turun menyesuaikan dengan harga BBM.

"Harga barang bangunan terlanjur naik, upah tukang terlanjur naik, dan belum turun juga. Sedangkan, harga jual kita belum berani menaikan karena melihat dulu daya beli masyarakat," katanya.

Meski begitu, ia mengatakan prospek bisnis properti di Provinsi Riau masih bagus karena kebutuhan rumah masih tinggi. Menurut dia, bisnis sektor tersebut akan kembali bergairah ketika dibantu dengan kebijakan kemudahan dari pemerintah, seperti rencana penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

"Kalau rencana PBB dihapus dan hanya bayar sekali pada awal pembelian rumah, dan BPHTB juga dihapus, saya menilai itu akan sangat baik untuk bisnis properti karena menstimulus masyarakat untuk memiliki rumah," katanya.

Sedangkan untuk program rumah murah atau Rumah Sejahtera Tapak (RST) di Riau, Tambi mengatakan tahun ini REI menargetkan membantun 8.000 unit tipe 36 di Riau. Harga jual rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah ini sudah ditentukan khusus untuk di Riau yakni Rp110 juta.

"Pemerintah juga memberikan subsidi bunga 7,25 persen dari bunga bank berlaku selama masa kredit berlangsung," katanya.

Ia mengatakan penjualan RST di Riau diprediksi akan makin meningkat apabila pemerintah jadi mengeluarkan kebijakan penambahan uang muka sebesar Rp4 juta untuk masyarakat berpenghasilan rendah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 15:40 WIB

Sepanjang 2014, Transaksi RealEstate di Asia Melesat

Sepanjang 2014, Transaksi RealEstate di Asia Melesat

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2015 | 06:26 WIB

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 10:41 WIB

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 17:32 WIB

Terkini

Berapa Gaji Gubernur BI? Ramai Disorot Usai Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Berapa Gaji Gubernur BI? Ramai Disorot Usai Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:46 WIB

Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini

Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:45 WIB

Serum Viva Warna Pink untuk Apa? Harganya Cuma Rp20 Ribuan, Cek Review Jujurnya!

Serum Viva Warna Pink untuk Apa? Harganya Cuma Rp20 Ribuan, Cek Review Jujurnya!

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:44 WIB

Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam

Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:38 WIB

Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic

Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:38 WIB

6 HP Harga Rp5 Jutaan Spesifikasi Dewa: Memori Luas, Baterai Badak, Kamera Jernih

6 HP Harga Rp5 Jutaan Spesifikasi Dewa: Memori Luas, Baterai Badak, Kamera Jernih

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pemerintah Adalah Pelayan Publik, Bukan Penguasa yang Kebal Kritik

Pemerintah Adalah Pelayan Publik, Bukan Penguasa yang Kebal Kritik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:35 WIB

Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum

Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:33 WIB

BRI Life Rilis Asuransi Savara untuk Jawab Kebutuhan Lengkap

BRI Life Rilis Asuransi Savara untuk Jawab Kebutuhan Lengkap

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:33 WIB

Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam

Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:32 WIB

×