Pengembang Properti Masih 'Takut' Naikkan Harga Jual Rumah

Doddy Rosadi

Rabu, 04 Februari 2015 | 13:45 WIB
Pengembang Properti Masih 'Takut' Naikkan Harga Jual Rumah
Ilustrasi: Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek properti. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Riau, Amran Tambi, mengatakan sebagian besar pengembang properti belum berani menaikkan harga rumah menengah dan mewah karena pertimbangan daya beli konsumen yang lesu selama dua tahun terakhir.

"Untuk harga jual rumah tahun ini banyak anggota REI yang belum berani menaikan karena daya beli masyarakat turun," kata Amran Tambi.

Ia mengatakan, para pengembang masih dalam tahap wait and see untuk mematok harga rumah menengah dan mewah sambil berharap kondisi perekonomian pada tahun ini membaik yang bisa meningkatkan daya beli masyarakat. Terlebih lagi, pemerintah sudah dua kali menurunkan harga BBM bersubsidi pada awal tahun.

Hanya saja, ia mengatakan kebijakan penurunan harga BBM subsidi tersebut tidak banyak berdampak ke sektor properti. Sebabnya, harga barang bangunan dan material rumah terlanjur naik dan tidak turun menyesuaikan dengan harga BBM.

"Harga barang bangunan terlanjur naik, upah tukang terlanjur naik, dan belum turun juga. Sedangkan, harga jual kita belum berani menaikan karena melihat dulu daya beli masyarakat," katanya.

Meski begitu, ia mengatakan prospek bisnis properti di Provinsi Riau masih bagus karena kebutuhan rumah masih tinggi. Menurut dia, bisnis sektor tersebut akan kembali bergairah ketika dibantu dengan kebijakan kemudahan dari pemerintah, seperti rencana penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

"Kalau rencana PBB dihapus dan hanya bayar sekali pada awal pembelian rumah, dan BPHTB juga dihapus, saya menilai itu akan sangat baik untuk bisnis properti karena menstimulus masyarakat untuk memiliki rumah," katanya.

Sedangkan untuk program rumah murah atau Rumah Sejahtera Tapak (RST) di Riau, Tambi mengatakan tahun ini REI menargetkan membantun 8.000 unit tipe 36 di Riau. Harga jual rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah ini sudah ditentukan khusus untuk di Riau yakni Rp110 juta.

"Pemerintah juga memberikan subsidi bunga 7,25 persen dari bunga bank berlaku selama masa kredit berlangsung," katanya.

Ia mengatakan penjualan RST di Riau diprediksi akan makin meningkat apabila pemerintah jadi mengeluarkan kebijakan penambahan uang muka sebesar Rp4 juta untuk masyarakat berpenghasilan rendah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 15:40 WIB

Sepanjang 2014, Transaksi RealEstate di Asia Melesat

Sepanjang 2014, Transaksi RealEstate di Asia Melesat

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2015 | 06:26 WIB

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 10:41 WIB

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 17:32 WIB

Terkini

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

×