Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2015 | 15:40 WIB
Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah
Ilustrasi: Rumah. (Shutterstock)

Suara.com - LSM Properti, Indonesia Property Watch mengungkapan, ada lima faktor yang harus dipertimbangkan pemerintah agar bisa mewujudkan Program 1 Juta Rumah. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada mengatakan, lima faktor itu menjadi hal penting agar rencana membangun 1 juta unit rumah bisa terlaksana.

Kelima faktor tersebut adalah:

1.    Ketersediaan tanah melalui bank tanah sehingga harga tanah tidak mengikuti kenaikan mekanisme pasar.

2.    Ketersediaan lembaga yang dapat fokus untuk mengurusi rumah rakyat. Dimana saat ini Perumnas diperkirakan cocok untuk tugas tersebut namun harus keluar dari BUMN untuk menjadi fokus Perumnas yang tidak profit oriented.

3.    Ketersediaan pendanaan terkait Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan usulan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi 5%. Selain itu pendanaan dari pihak lain seperti BPJS akan memperkuat permodalan program 1 juta rumah.

4.    Ketersediaan data dan informasi backlog yang jelas. Saat ini meskipun sering kita mendengar angka backlog sebesar 15 juta, namun pemerintah diyakini tidak mempunyai asumsi yang jelas untuk angka tersebut dan tidak mengetahui di daerah mana saja yang porsi backlog terbesar sehingga pembangunan menjadi tidak terarah dan hanya berorientasi fisik saja.

5.    Pemangkasan biaya-biaya terkait biaya perijznan, biaya sertifikasi dan penyambungan PLN.

Kata Ali, program ini harus dimulai dengan inisiatif dari pemerintah. Dia berharap pemerintah tidak membebankan lima hal tersebut kepada pengembang swasta.

“Dalam hal ini dapat dilakukan program kemitraan melalui program Hunian Berimbang yang juga harus dipenuhi oleh pengembang namun jangan jadikan alasan oleh pemerintah untuk tidak membangun rumah. Karena pemerintah harus hadir bila berkaitan dengan public housing yang selama ini pemerintah telah lalai dan cuci tangan melempar tanggung jawab ke swasta,” katanya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/1/2015).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Rumah di Jabodetabek Mencapai Rp1,6 Triliun

Penjualan Rumah di Jabodetabek Mencapai Rp1,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2015 | 09:17 WIB

Hapus Subsidi BBM, Pemerintah Bisa Bangun 1 Juta Rumah

Hapus Subsidi BBM, Pemerintah Bisa Bangun 1 Juta Rumah

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2015 | 09:32 WIB

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 10:41 WIB

KemenPU-Pera Tak Punya Uang untuk Bangun 2 Juta Unit Rumah

KemenPU-Pera Tak Punya Uang untuk Bangun 2 Juta Unit Rumah

Bisnis | Senin, 12 Januari 2015 | 15:51 WIB

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 17:32 WIB

Tidak Ada Instrumen yang Bisa Kendalikan Harga Properti

Tidak Ada Instrumen yang Bisa Kendalikan Harga Properti

Bisnis | Senin, 05 Januari 2015 | 07:59 WIB

Dipertanyakan, Janji Jokowi Bangun 10 Juta Rumah

Dipertanyakan, Janji Jokowi Bangun 10 Juta Rumah

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB