Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah

Doddy Rosadi

Senin, 26 Januari 2015 | 15:40 WIB
Ini Lima Faktor untuk Mewujudkan Program 1 Juta Rumah
Ilustrasi: Rumah. (Shutterstock)

Suara.com - LSM Properti, Indonesia Property Watch mengungkapan, ada lima faktor yang harus dipertimbangkan pemerintah agar bisa mewujudkan Program 1 Juta Rumah. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada mengatakan, lima faktor itu menjadi hal penting agar rencana membangun 1 juta unit rumah bisa terlaksana.

Kelima faktor tersebut adalah:

1.    Ketersediaan tanah melalui bank tanah sehingga harga tanah tidak mengikuti kenaikan mekanisme pasar.

2.    Ketersediaan lembaga yang dapat fokus untuk mengurusi rumah rakyat. Dimana saat ini Perumnas diperkirakan cocok untuk tugas tersebut namun harus keluar dari BUMN untuk menjadi fokus Perumnas yang tidak profit oriented.

3.    Ketersediaan pendanaan terkait Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan usulan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi 5%. Selain itu pendanaan dari pihak lain seperti BPJS akan memperkuat permodalan program 1 juta rumah.

4.    Ketersediaan data dan informasi backlog yang jelas. Saat ini meskipun sering kita mendengar angka backlog sebesar 15 juta, namun pemerintah diyakini tidak mempunyai asumsi yang jelas untuk angka tersebut dan tidak mengetahui di daerah mana saja yang porsi backlog terbesar sehingga pembangunan menjadi tidak terarah dan hanya berorientasi fisik saja.

5.    Pemangkasan biaya-biaya terkait biaya perijznan, biaya sertifikasi dan penyambungan PLN.

Kata Ali, program ini harus dimulai dengan inisiatif dari pemerintah. Dia berharap pemerintah tidak membebankan lima hal tersebut kepada pengembang swasta.

“Dalam hal ini dapat dilakukan program kemitraan melalui program Hunian Berimbang yang juga harus dipenuhi oleh pengembang namun jangan jadikan alasan oleh pemerintah untuk tidak membangun rumah. Karena pemerintah harus hadir bila berkaitan dengan public housing yang selama ini pemerintah telah lalai dan cuci tangan melempar tanggung jawab ke swasta,” katanya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/1/2015).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Rumah di Jabodetabek Mencapai Rp1,6 Triliun

Penjualan Rumah di Jabodetabek Mencapai Rp1,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2015 | 09:17 WIB

Hapus Subsidi BBM, Pemerintah Bisa Bangun 1 Juta Rumah

Hapus Subsidi BBM, Pemerintah Bisa Bangun 1 Juta Rumah

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2015 | 09:32 WIB

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 10:41 WIB

KemenPU-Pera Tak Punya Uang untuk Bangun 2 Juta Unit Rumah

KemenPU-Pera Tak Punya Uang untuk Bangun 2 Juta Unit Rumah

Bisnis | Senin, 12 Januari 2015 | 15:51 WIB

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 17:32 WIB

Tidak Ada Instrumen yang Bisa Kendalikan Harga Properti

Tidak Ada Instrumen yang Bisa Kendalikan Harga Properti

Bisnis | Senin, 05 Januari 2015 | 07:59 WIB

Dipertanyakan, Janji Jokowi Bangun 10 Juta Rumah

Dipertanyakan, Janji Jokowi Bangun 10 Juta Rumah

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×