"Custom Home" Inovasi Paramount Land Siasati Pasar yang Lesu

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2015 | 17:32 WIB
"Custom  Home" Inovasi Paramount Land Siasati Pasar yang Lesu
Elista Village. (Dok. Paramount Land)

Suara.com - Paramount Land, perusahaan pengembang kawasan Gading Serpong Tangerang melakukan terobosan di tengah iklim penjualan properti di tahun 2015 yang mengalami perlemahan. Terobosan itu adalah penjualan rumah yang disainnya dapat disesuaikan dengan keinginan pembeli (custom homes).

"Biasanya rumah custom hanya dijumpai pada rumah dengan harga di atas Rp1 miliar, tetapi kami menawarkan untuk rumah dengan harga Rp800 juta per unit," kata Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho di Jakarta, Rabu (25/2/2015), dalam acara grand briefing di Gading Serpong Tangerang yang dihadiri ratusan agen penjual properti.

Dalam kesempatan ini, mereka diedukasi mengenai apa itu rumah custom.  Ervan mengatakan, custom homes dengan harga terjangkau merupakan rencananya akan diluncurkan sebanyak 1.010 unit.

Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto mengatakan, terdapat dua pilihan luas tanah dan tipe rumah yakni 48/55 dan 54/68 dengan sembilan gaya rumah yang ditawarkan serta delapan paket spesifikasi rumah, berikut pilihan finishing termasuk warna.

"Saya yakin dengan alternatif disain yang kami tawarkan konsumen akan lebih leluasa memilih rumah sesuai idamannya," kata Aryo.

Aryo menambahkan, setiap unit rumah custom dilengkapi dengan dua kamar tidur, satu kamar tidur asisten rumah tangga, dapur, gudang, ruang jemur, serta mendapat jaminan (garansi) perbaikan kebocoran selama 2 tahun.

Direktur Corporate Communication Paramount Land, Sandra Dewi mengatakan, terobosan yang dilakukan dengan rumah custom akan memudahkan agen properti menjual unit karena konsumen kini tidak perlu repot-repot menyisihkan dana untuk renovasi rumah.

"Rumah yang akan kita bangun benar-benar didisain sesuai dengan keinginan pembeli baik itu bentuk, warna, maupun bahan finishing yang dipergunakan," ujar dia.

Pengamat properti Ali Tranghanda mengapresiasi terobosan yang dilakukan Paramount Land di pasar menengah dengan harga rumah Rp800 juta ditengah-tengah persaingan pengembang properti di kawasan Tangerang yang menyasar segmen atas dengan harga rumah di atas Rp1 miliar.

Ali mengatakan, saat ini bisnis di sektor properti masih menarik. Hanya saja untuk mensiasati turunnya daya beli konsumen properti maka pengembang harus pandai melakukan inovasi terhadap produknya salah satunya melalui produk custom seperti diluncurkan Paramount.

Menurut Ali, investasi properti merupakan investasi yang tahan terhadap inflasi maka dalam kondisi nilai tukar rupiah yang masih melemah seperti saat ini investasi di sektor properti masih menguntungkan sepanjang lokasinya strategis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Rumah Nasional Naik Tipis 0,4 Persen, Pasar Properti Dinilai Masih Stabil

Harga Rumah Nasional Naik Tipis 0,4 Persen, Pasar Properti Dinilai Masih Stabil

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:44 WIB

Sinyal Bahaya Pasar Properti: BI Ungkap Penjualan Rumah Anjlok, Harga Ikut Melambat

Sinyal Bahaya Pasar Properti: BI Ungkap Penjualan Rumah Anjlok, Harga Ikut Melambat

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 06:45 WIB

Strategi ASG Hadirkan Konsep Multifungsi untuk Hadapi Tantangan Pasar Properti

Strategi ASG Hadirkan Konsep Multifungsi untuk Hadapi Tantangan Pasar Properti

Bisnis | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:31 WIB

Maruarar Sirait Ngaku Diperintah Prabowo Bangun Rumah Subsidi Buat Tukang Bakso Hingga Tukang Sayur

Maruarar Sirait Ngaku Diperintah Prabowo Bangun Rumah Subsidi Buat Tukang Bakso Hingga Tukang Sayur

News | Rabu, 02 April 2025 | 22:17 WIB

Tinjau Perumahan di Karawang, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pengembang Bertanggung Jawab

Tinjau Perumahan di Karawang, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pengembang Bertanggung Jawab

News | Minggu, 23 Maret 2025 | 15:31 WIB

Nasib Pasar Properti Tanah Air Pascapandemi, Masih Buntung Apa Untung?

Nasib Pasar Properti Tanah Air Pascapandemi, Masih Buntung Apa Untung?

Bisnis | Minggu, 23 Juli 2023 | 15:56 WIB

Pasar Properti Masih Menantang di Tengah Kontraksi Ekonomi Global

Pasar Properti Masih Menantang di Tengah Kontraksi Ekonomi Global

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 17:13 WIB

Industri Properti Mulai Bergairah, Permintaan Rumah dengan Konsep Hijau Meningkat

Industri Properti Mulai Bergairah, Permintaan Rumah dengan Konsep Hijau Meningkat

Bisnis | Minggu, 19 Juni 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB