Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bappenas: Belanja Infrastruktur Jadi Prioritas di 2016

Laban Laisila

Jum'at, 10 April 2015 | 01:45 WIB
Bappenas: Belanja Infrastruktur Jadi Prioritas di 2016
Menteri Perencanaan Pembangunan Andrinof A Chaniago. (Antara/Vitalis Yogi)

Suara.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan alokasi anggaran untuk belanja infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016.

"Masih pembangunan infrastruktur. Sektornya sesuai RPJMN di pangan, maritim, energi," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof A Chaniago setelah rapat membahas Rencana Kerja Pemerintah 2016 dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Kamis malam (9/4/2015).

Sebagai prioritas, kata Andrinof, kemungkinan pagu belanja infrastruktur akan tetap menjadi salah satu yang paling besar dalam postur Rancangan APBN 2016. Namun, untuk jumlah anggaran infrastruktut tersebut, Andrinof mengatakan pemerintah masih melakukan kajian awal.

"Kalau peningkatannya 100 persen, ya tidak mungkin. Nanti (fiskal pemerintah) habis buat belanja infrastruktur. Bagaimana anggaran kesehatan, pendidikan," ujar dia.

Di APBN-Perubahan 2015, pemerintah memiliki anggaran untuk belanja infrastruktur sebesar Rp290,3 triliun, atau naik Rp99 triliun dibanding APBN induk 2015 yang hanya Rp191,3 triliun.

Deputi Pendanaan Pembangunan Bappenas Wismana Adi Subrata menambahkan pembangunan infrastruktur masih menjadi sasaran penting pemerintah pada 2016 sesuai dengan koridor tiga dimensi pembangunan yang dirancang Bappenas.

Tiga dimensi pembangunan itu adalah pembangunan manusia dan masyarakat, pembangunan sektor unggulan, dan pembangunan antarkewilayahan.

"Infrastruktur ini bisa mendukung tiga dimensi itu. Kalau bicara kedauluatan pangan, kita bicara infrastruktur seperti irigasi. Begitu juga dimensi lainnya, karena infrastruktur itu kan cakupan dan bentuknya luas," ujar dia.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan pihaknya akan segera menentukan besaran pagu indikatif untuk setiap alokasi belanja. Dia masih menunggu rancangan prioritas pembangunan yang masih disiapkan oleh Bappenas.

Kementerian Keuangan pada rapat RKP 2016 dengan Dewan Perwakilan Daerah, Rabu (8/4), menyampaikan perkiraan awal asumsi makro 2016 yaitu pertumbuhan ekonomi 6-6,6 persen, dengan laju inflasi 3-5 persen.

Kemudian, tingkat bunga SPN tiga bulan 4-6 persen, nilai tukar rupiah Rp12.700-Rp13.100/dolar AS, harga minyak mentah Indonesia 60-80 dolar AS per barel, "lifting" minyak 830-850 ribu barel per hari, dan "lifting" gas 1,1-1,2 juta barel setara minyak per hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Infrastruktur Diperlukan untuk Bantu Biaya Pembangunan

Bank Infrastruktur Diperlukan untuk Bantu Biaya Pembangunan

Bisnis | Kamis, 09 April 2015 | 11:47 WIB

Menkeu: Bank Infrastruktur Bisa Beri Pinjaman ke Pemda

Menkeu: Bank Infrastruktur Bisa Beri Pinjaman ke Pemda

Bisnis | Jum'at, 03 April 2015 | 03:53 WIB

Mendesak, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Gas

Mendesak, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Gas

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:53 WIB

3 Proyek Patungan Pemerintah-Swasta Dipercepat

3 Proyek Patungan Pemerintah-Swasta Dipercepat

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2015 | 03:00 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×