Neraca Perdagangan Surplus, Ekspor Tergelincir

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 15 April 2015 | 12:49 WIB
Neraca Perdagangan Surplus, Ekspor Tergelincir
Suasana bongkar muat di pelabuhan peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/10). (Antara)
Badan Pusat Statistik menyebutkan nilai ekspor Indonesia pada Maret 2015 sebesar mencapai 13,71 miliar dollar AS atau sekitar Rp177,75 triliun , naik 12,63 persen dari Februari 2015 pada beberapa komoditi. Meski terjadi peningkatan di berbagai komoditi, namun jika dibandingkan dengan tahun 2014 di periode yang sama, ekspor Indonesia mengalami penurunan 9 persen.

Badan Pusat Statistik melaporkan ekspor RI dari Januari-Maret 2015 tercatat sebesar 39,13 miliar dollar AS, atau mengalami penurunan sebesar 11,67 persen dibanding periode sama tahun 2014 lalu.

Kepala BPS Suryamin mengatakan ekspor pada sektor minyak mentah dan gas mengalami kenaikan secara month to month.

"Ini bahan bakar mineral kita naik 23,61 persen, lemak minyak hewan nabati 8,9persen. Mesin peralatan juga naik 9,9persen. Kalau yang cukup tinggi itu di perhiasan dan permata sebesar 24,15persen. Mungkin di dalamnya juga ada akik. Itu mungkin berperan karena sekarang sedang trennya," kata Suryamin di kantor BPS, Rabu (15/4/2015).

Untuk total ekspor Januari-Maret 2015, angkanya mencapai 39,13 miliar dollar AS, turun 11,67 persen (YoY). Begitu juga ekspor non migas Januari-Maret 2015 mencapai 33,43 miliar dollar AS turun 8,23 persen. Namun demikian meski terjadi penurunan, pangsa pasar terbesar ekspor non migas pada Maret 2015 Indonesia adalah Amerika Serikat.

"Pangsa ekspor non migas Indonesia pada Maret 2015 tertinggi ke Amerika Serikat sebesar 3,78 miliar miliar dollar AS dengan share 11,31 persen. Sedikit menurun dari tahun lalu, tapi ini karena Amerika Serikat membuktikan membaik ekonominya," katanya.

Kedua adalah ke Jepang yaitu 3,56 miliar miliar dollar AS dengan share 10,66 persen. Selanjutnya China sebesar 3,13 miliar miliar dollar AS dengan share 9,37 persen.

"Sedangkan untuk ekspor ke ASEAN sebesar 6,84 miliar miliar dollar AS dengan share 20,46 persen dan Uni eropa sebesar 3,64 miliar miliar dollar AS dengan share 10,89 persen," katanya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Target Ekspor 30 Persen, Daihatsu Tunggu Prinsipal Jepang

Soal Target Ekspor 30 Persen, Daihatsu Tunggu Prinsipal Jepang

Otomotif | Senin, 13 April 2015 | 18:12 WIB

Mebel Indonesia Raih Pasar Mancanegara di Malaysia

Mebel Indonesia Raih Pasar Mancanegara di Malaysia

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2015 | 03:13 WIB

Ikan Kayu Sulut Laris di Jepang dan AS

Ikan Kayu Sulut Laris di Jepang dan AS

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2015 | 01:15 WIB

Terkini

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 22:04 WIB

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

News | Senin, 07 September 2026 | 21:58 WIB

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:56 WIB

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:54 WIB

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:53 WIB

Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak

Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak

Lampung | Senin, 07 September 2026 | 21:47 WIB

Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya

Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:45 WIB

×