Mesir Jajaki Bisnis Energi di Indonesia

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 24 April 2015 | 12:38 WIB
Mesir Jajaki Bisnis Energi di Indonesia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (Antara)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perencanaan Mesir (Minister of Planning), Ashraf Al-Araby, pada Kamis (23/4/2015) di acara Peringatan Konferensi Asia Afrika ke 60. Pada kesempatan tersebut, Menteri Perencanaan Mesir mengutarakan ketertarikan untuk mempererat kerja sama antar kedua negara di bidang energi.

“Iya kemarin bertemu dengan Menteri Perencanaan Mesir untuk membahas rencana investasi Mesir di Indonesia pada sektor energi,” katanya, Jumat (25/4/2015).

Dalam pertemuan, salah satu pokok pembahasan kedua menteri adalah perihal program percepatan 35 ribu MW yang saat ini tengah dijalankan oleh pemerintah.

Sudirman mengungkapkan Menteri Perencanaan Mesir mengungkapkan keinginan pemerintah agar dapat turut memfasilitasi pihak swasta negara tersebut untuk melakukan investasi pada proyek percepatan 35 ribu MW.

Menteri ESDM menyambut baik tawaran tersebut seraya menjelaskan bahwa mayoritas dari angka 35 ribu MW tersebut, atau 25 ribu MW merupakan proyek swasta.

“Mereka tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Saya juga mengatakan kepada mereka jika Mesir mempunyai investor yang potensial di sektor energi, saya akan membuka kesempatan bagi mereka untuk berinvestasi,” katanya.

Selanjutnya, Menteri Perencanaan Mesir menanyakan tentang masalah BBM yang tengah dihadapi oleh pemerintah, terutama terkait dengan subsidi, perkembangan harga minyak dunia, serta program pengalihan minyak ke energi baru terbarukan.

Menteri ESDM menjelaskan bahwa salah satu kesulitan yang dihadapi pemerintah tingginya harga energi baru terbarukan yang masih lebih tinggi dibandingkan dengan energi yang bersumber dari energi fosil. Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah saat ini adalah mewajibkan campuran biofuel dalam BBM sebanyak 15 persen, yang akan ditingkatkan menjadi 20 persen pada tahun 2016.

Perihal imbas harga minyak dunia terhadap harga BBM nasional, Menteri ESDM menjelaskan bahwa saat ini persediaan minyak di pasar saat ini sedang mencukupi sehingga akan menjamin stabilitas harga untuk jangka waktu menengah.

"Sebagai negara pengimpor minyak, sebetulnya saat ini situasinya cukup menguntungkan bagi kita" katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seknas Jokowi: Kementerian ESDM Tidak Pro Rakyat

Seknas Jokowi: Kementerian ESDM Tidak Pro Rakyat

Bisnis | Jum'at, 24 April 2015 | 05:13 WIB

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 14:49 WIB

Ini Syarat Diversifikasi Energi di Indonesia Menurut Jusuf Kalla

Ini Syarat Diversifikasi Energi di Indonesia Menurut Jusuf Kalla

Bisnis | Selasa, 14 April 2015 | 16:16 WIB

KPK: Survei 31 Persen Masyarakat Tidak Tahu Gratifikasi

KPK: Survei 31 Persen Masyarakat Tidak Tahu Gratifikasi

News | Senin, 13 April 2015 | 14:57 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×