Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Seknas Jokowi: Kementerian ESDM Tidak Pro Rakyat

Ardi Mandiri

Jum'at, 24 April 2015 | 05:13 WIB
Seknas Jokowi: Kementerian ESDM Tidak Pro Rakyat
Komitmen Kementrian ESDM

Suara.com - Relawan Pemenangan Presiden Joko Widodo untuk Pilpres 2014, Seknas Jokowi menilai kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) perlu dipertanyakan karena kebijakannya dipertanyakan.

"Bagi saya menteri ESDM perlu dipertanyakan terkait dengan subsidi Bahan Bakar Minyak, Freeport dan lainnya salah semua kebijakannya," kata Ketua Seknas Jokowi Muhammad Yamin seusai acara diskusi publik bertema 'Indonesia: Pilar Utama Asia?' di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Hal tersebut, kata Yamin, karena masyarakat berkeberatan dengan kebijakan yang dibuat oleh kementerian yang mengurusi sumber daya alam Indonesia tersebut.

"Itu karena banyak masyarakat yang tidak puas dengan kinerja mereka dengan kebijakan yang tidak pro rakyat," katanya.

Lebih lanjut, kata Yamin, pihaknya akan melakukan kajian dalam melihat jejak kebijakan kementerian tersebut dan akan dilaksanakan pada Selasa (28/4/2015) pekan depan. Namun, lanjutnya hasil dari kajian ini hanya sebagai usulan saja bagi Presiden.

"Kan ada penilaian publik tapi semua diserahkan pada pak presiden," katanya.

Terkait dengan isu pergantian pejabat atau reshuffle, Yamin mengatakan masalah yang terjadi pada kabinet Presiden Joko Widodo itu, bukan hanya dalam Kementerian ESDM namun juga yang lainnya.

"Ya itu selain ESDM, ada beberapa orang yang dianggap performanya tidak menjalankan nawacita. Saya ini bicara sebagai masyarakat dan Seknas," katanya.

Tetapi ketika ditanya kementerian lain yang dimaksudkannya, Yamin tidak memberikan keterangan lebih. "Nanti kita beri tahu lebih lanjut setelah kajian," ujarnya.

Yamin juga angkat bicara soal calon pengisi kursi Menteri yang akan kosong jika terjadi reshuffle bahwa pihaknya tidak menginginkan jabatan dan hanya murni kritik pemerintah.

"Ya nggak lah jangan konflik of interest kalo mengkeritik ya kritik saja, jangan ada kepentingan jangan ada maunya. Jika calon lain juga baik itu dari KIH ataupun KMP itu tergantung presiden," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK: Survei 31 Persen Masyarakat Tidak Tahu Gratifikasi

KPK: Survei 31 Persen Masyarakat Tidak Tahu Gratifikasi

News | Senin, 13 April 2015 | 14:57 WIB

Terima Suap, Pegawai ESDM akan Dihukum 20 Tahun

Terima Suap, Pegawai ESDM akan Dihukum 20 Tahun

News | Senin, 13 April 2015 | 14:40 WIB

Terkini

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:40 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB