Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pemerintah Tawarkan Keringanan Pajak Hingga 10 Tahun

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 27 April 2015 | 12:05 WIB
Pemerintah Tawarkan Keringanan Pajak Hingga 10 Tahun
Kepala BKPM Franky Sibarani (tengah). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Pemerintah akan terus mengobral insentif guna menggaet investor lokal maupun asing. Salah satunya bagi investor yang tertarik menanamkan modalnya di investasi hijau.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani menjanjikan akan memberikan insentif berupa tax allowance dan tax holiday kepada 200 investor yang menghadiri forum Tropical Landscapes Summit di Hotel Shangri La, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Franky menjanjikan akan memberikan fasilitas pembebasan pajak penghasilan dalam jangka tertentu (tax holiday) bagi investor yang mau menanamkan modalnya di sektor industri pengembangan Bahan Bakar Nabati dan Energi Baru Terbarukan.

"Jadi nanti para pengusaha mendapat keringanan pajak lima sampai 10 tahun. Hal ini dilakukan untuk mendorong pengembangan di sektor energi. Selama ini kan insentif di sektor BBN dan EBT ini jarang, makanya orang tidak mau invest di sini," katanya di Hotel Shangri La, Senin (27/4/2015).

Berdasarkan Data Kementerian ESDM menyebutkan potensi energi hidro (air) yang teridentifikasi ada sebesar 75 gigawatt, potensi energi matahari sebesar 112 gigawatt, biofuel mencapai 32 gigawatt, angin 0,95 gigawatt, biomassa 32 gigawatt, panas bumi 28,8 gigawatt, serta laut 60 gigawatt.

Namun, untuk mengembangkan program tersebut butuh anggaran yang besar, yaitu 10 kali lipat dari APBN-P 2015 yang hanya mengalokasikan Rp 1,03 triliun.

"Makanya kami akan ajukan tahun depan ke DPR. Saya optimis DPR akan mendukung pemerintah," katanya.

Menurut Franky pembebasan fasilitas pajak disektor EBT dan BBN ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan mimpi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tentang program energi hidro yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Kita sejalan dengan program-program pemerintah yang mau mendorong EBT dan BBN. Karena kita butuh banyak investor untuk mewujudkannya kita harus memberikan insentif agar mereka tertarik. Kalau tidak, program dan impian itu hanya jalan di tempat," katanya.

Selain tax holiday, pemerintah juga akan memberikan tax allowance kepada investor yang ingin menanamkan modal di investasi hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Coca Cola Ciptakan 75 Ribu Lapangan Kerja Baru di Indonesia

Coca Cola Ciptakan 75 Ribu Lapangan Kerja Baru di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2015 | 16:46 WIB

BKPM: Kunjungan Jokowi ke Jepang Menghasilkan Rp39 Triliun

BKPM: Kunjungan Jokowi ke Jepang Menghasilkan Rp39 Triliun

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2015 | 14:01 WIB

General Motors Tutup Pabrik di Bekasi, BKPM Lakukan Evaluasi

General Motors Tutup Pabrik di Bekasi, BKPM Lakukan Evaluasi

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2015 | 14:32 WIB

Kepala BKPM: Proton Belum Punya Pabrik di Indonesia

Kepala BKPM: Proton Belum Punya Pabrik di Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2015 | 16:00 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB