Petral Resmi Dibubarkan Hari Ini

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 13 Mei 2015 | 14:14 WIB
Petral Resmi Dibubarkan Hari Ini
Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto beserta jajaran direksi menggelar jumpa pers di Jakarta, Selasa (17/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pertamina secara resmi melikuidasi anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Energy Trading Limited (Petral) mulai hari ini, Rabu (13/5/2015).

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, pihaknya telah melapor ke seluruh pemegang saham dan pemerintah mengenai hasil kajian tentang keberadaan Petral, setelah Januari 2015 perseroan dengan melakukan revitalisasi untuk pengadaan minyak ke Integrated Supply Chain (ISC).

"Mulai hari ini kami memulai proses penghentian, pengambilalihan aset kegiatan Petral Group dan selanjutnya melikuidasi perusahaan-perusahaan yang ada dalam Petral Group," kata Dwi saat konferensi pers di kantor Kementerian BUMN di Jakarta.

Dwi menjelaskan, kesepakatan yang akhirnya melikuidasi Petral berdasarkan hasil pengkajian selama beberapa bulan ke depan yang mana kegiatan Petral dialihkan kepada unit usaha Pertamina lainnya, yaitu Integrated Supply Chain (ISC) yang menyatakan bahwa Petral sudah tidak signifikan dalam proses bisnis Pertamina.

‎"Sesuai dengan arahan pemerintah untuk melakukan kajian terkait Petral ini. Dalam tiga bulan beroperasi, kita melihat dampak positifnya. Tetapi kami juga melihat peran Petral sudah tidak signifikan dalam proses bisnis di Pertamina, akhirnya Pertamina memutuskan untuk penghentian kegiatan Petral," jelasnya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan, untuk langkah awal dalam untuk pembubaran Petral, pihaknya meminta kepada Pertamina untuk menyelesaikan hal-hal yang terkait dengan financial dan legal due diligence, serta audit investigasi yang akan dilakukan.‎

Audit investigasi ini adalah instruksi  dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"‎Ada beberapa hal yang ditekankan Presiden terhadap Petral. Yaitu harus dilakukannya audit investigasi. Proses likuidasi ini harus dilakukan audit investigasi," jelasnya.

Pasalnya, dengan dilakukan proses audit ini semua masalah yang terjadi dalam Petral menjadi lebih transparan dan tidak ada prasangka-prasangka lagi.

Selain itu, jika dalam proses audit ini ditemukan tindakan yang melanggar hukum, maka akan dibawa ke ranah hukum. Proses likuidasi hingga audit investigasi ini ditargetkan rampung pada April 2016.

"‎Prosesnya kami minta ke direksi secara transparan. Likuidasi ini seluruhnya karena Petral itu satu grup (PES dan Zambesi) semua akan dilikuidasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri BUMN Isyaratkan Pemerintah Segera Bubarkan Petral

Menteri BUMN Isyaratkan Pemerintah Segera Bubarkan Petral

Bisnis | Jum'at, 24 April 2015 | 15:47 WIB

Said Didu Sebut Banyak Mafia Migas di Petral

Said Didu Sebut Banyak Mafia Migas di Petral

Bisnis | Jum'at, 24 April 2015 | 15:18 WIB

Menteri ESDM Pernah Jadi "Tumbal" Petral

Menteri ESDM Pernah Jadi "Tumbal" Petral

Bisnis | Jum'at, 24 April 2015 | 14:32 WIB

Kewenangan Petral Impor BBM Dicabut

Kewenangan Petral Impor BBM Dicabut

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2014 | 00:32 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×