Menteri Gobel Duga Beras Plastik yang Beredar Hasil Selundupan

Siswanto | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2015 | 19:38 WIB
Menteri Gobel Duga Beras Plastik yang Beredar Hasil Selundupan
Ilustrasi beras [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Perdagangan Rahmat Gobel memperkirakan beras yang diduga mengandung plastik yang meresahkan dalam beberapa waktu terakhir merupakan barang hasil selundupan dari Cina.

Setelah rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (20/5/2015), Menteri Gobel menegaskan pemerintah memastikan tidak pernah mengeluarkan izin impor beras.

"Tidak ada impor. Kami enggak pernah keluarkan izin impor, pasti itu bisa saja barang selundupan," katanya.

Gobel sendiri mengaku sudah mengecek kondisi fisik beras yang diduga terbuat dari plastik itu.

"Barangnya sudah saya lihat katanya itu beras plastik. Saya sudah tes juga dengan mencoba membakarnya. Ada beragam kemungkinan bisa saja itu beras berformalin makanya kami masih teliti lagi," katanya.

Beras plastik alias beras sintetis itu ditemukan di Kota Bekasi. Gobel sudah mengecek kemungkinan peredaran beras plastik selain di wilayah Bekasi, namun hasilnya nihil. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tes Beras Plastik di Bekasi Dengan Cara Dibakar

Polisi Tes Beras Plastik di Bekasi Dengan Cara Dibakar

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 16:01 WIB

Beras Plastik, Polisi Sisir Jalur Pengiriman sampai Karawang

Beras Plastik, Polisi Sisir Jalur Pengiriman sampai Karawang

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:56 WIB

Polda Jatim Juga Ikut Turunkan Tim Pantau Beras Plastik

Polda Jatim Juga Ikut Turunkan Tim Pantau Beras Plastik

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:24 WIB

Telusuri Beras Plastik, Polisi Ambil Contoh di 10 Pasar

Telusuri Beras Plastik, Polisi Ambil Contoh di 10 Pasar

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 14:59 WIB

Telusuri Beras Plastik, Polisi Sisir Pasar Induk Beras Cipinang

Telusuri Beras Plastik, Polisi Sisir Pasar Induk Beras Cipinang

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 14:35 WIB

Terkini

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB