Menko Sofyan Setuju dengan Perombakan Fungsi Bulog

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 27 Mei 2015 | 21:51 WIB
Menko Sofyan Setuju dengan Perombakan Fungsi Bulog
Aktivitas pedagang beras di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan merombak fungsi Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menjadi penyangga kebutuhan pangan nasional yang tidak hanya menangasi komoditas beras saja, melainkan akan ditambahkan komoditas lainnya.

Menanggapi wacana tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyambut baik perombakan fungsi Bulog tersebut. Hal ini menurutnya perlu dilakukan agar Perum Bulog lebih memiliki kedaulatan yang luas terkait pengendalian harga beberapa komoditas di Indonesia.

"Itu baik, karena Bulog jadi punya cakupan yang lebih luas dalam pengendalian komoditas pangan di Indonesia," kata Sofyan, saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Sofyan menjelaskan, fungsi Bulog nantinya akan diperluas dan dikembalikan seperti awal pertama kali perusahaan ini dibentuk, yakni untuk mengurusi tata niaga seluruh bahan pangan.

"Dulu waktu Bulog dibentuk, itu fungsinya sudah sebagai penyangga. Tapi karena krisis ekonomi waktu tahun 1999, akhirnya Bulog dikurangi perannya. Jadi dia hanya mengurusi beras saja. Jadi kalau dirombak ini, Bulog akan diberdayakan lagi seperti dulu," jelasnya.

Nantinya, lanjut Sofyan, fungsi Bulog akan ditambah dengan dua atau tiga komoditas lain yang harus diperhatikan. Salah satu komoditas yang dimungkinkan untuk diatur Bulog adalah gula pasir. Yang terpenting menurutnya, Bulog dapat menjadi penyangga stabilitas harga komoditas ‎utama.

Pasalnya menurut Sofyan, saat ini pemerintah merasa masih banyak bahan pangan yang harus diatur dan dikontrol tata niaganya. Sebab, hal itu dinilai bisa berpengaruh signifikan terhadap angka inflasi nasional. Makanya menurutnya, perombakan fungsi Bulog ini harus segera direalisasikan.

"Sekarang merasa dibutuhkan kembali peran Bulog. Tapi kita tentu harus menyiapkan secara hati-hati. Mungkin ditambah 1-2 komoditi, kemudian kita perbaiki governance-nya, kita perbaiki manajemennya. Sehingga dengan demikian Bulog bisa berperan sebagai penyangga stabilisasi harga. Perpindahannya akan dilakukan secara bertahap," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Inflasi, Jokowi Rombak Fungsi Bulog

Cegah Inflasi, Jokowi Rombak Fungsi Bulog

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 15:51 WIB

10 Tahun Impor Pangan 346 Persen, Bagaimana Swasembada Pangan?

10 Tahun Impor Pangan 346 Persen, Bagaimana Swasembada Pangan?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2015 | 14:09 WIB

INDEF: Impor Beras Boleh, Asalkan Peran Bulog Sudah Benar

INDEF: Impor Beras Boleh, Asalkan Peran Bulog Sudah Benar

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 16:26 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×