2016, Target Produksi Minyak Indonesia 830 Ribu Barel Per Hari

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 15 Juni 2015 | 16:20 WIB
2016, Target Produksi Minyak Indonesia 830 Ribu Barel Per Hari
Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Komisi VII DPR RI menyepakati dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 target produksi terjual (lifting) minyak sebesar 800 ribu-830 ribu barrel per hari.

Ketua Komisi VII Kardaya Warnika menjelaskan angka tersebut merupakan usulan dan kesepakatan masing-masing fraksi. Dalam menentukan target lifting minyak, setiap kelompok fraksi telah melakukan diskusi secara internal.

"Dapat disimpulkan, disepakati range lifting minyak berada di level 800 ribu sampai 830 ribu bph ini berdasarkan usulan dari setiap fraksi sebelum diambil keputusan," katanya dalam rapat kerja dengan Kementerian ESDM di DPR, Senin (15/6/2015).

Adapun usulan dari Fraksi PDI Perjuangan besaran lifting dikisaran 810 ribu - 830 ribu bph, Fraksi Golkar 820 ribu - 850 ribu bph.

Selain itu, Fraksi Gerindra 800 ribu - 830 ribu bph, Fraksi Demokrat 810 ribu - 830 ribu bph, Fraksi PAN 800 ribu - 830 ribu bph, Fraksi PKB 760 ribu - 800 ribu bph, Fraksi PKS 800 ribu - 830 ribu bph, Fraksi Nasdem mengusulkan minimal target lifting 800 ribu bph, Fraksi PPP 800 ribu- 830 ribu bph, dan Fraksi Hanura 820 ribu - 850 ribu bph.

Menanggapi keputusan tersebut, Menteri ESDM Sudirman Said meyambut baik target tersebut. Pasalnya, angka lifting minyak tersebut cukup realistis dengan perkiraan pemerintah. Pihaknya menyambut baik keputusan DPR tersebut.

"Melihat kinerja dan pandangan (lifting) ke depan, (angka) kisaran ini cukup realistis dengan potensi produksi lapangan Cepu yang melebihi perkiraan awal yang sebesar 165.000 bph," kata Sudirman.

Bahkan, Sudirman mengaku optimistis target yang ditentukan DPR terpenuhi.

"Proyeksi memang demikian, tetapi kami ingin sampaikan informasi terkini. Berkaitan outlook 2015, dua kali kami ke Cepu target produksi Juli 2015 bisa ini tercapai. Jawaban MCL masih optimistis, memang benar andalan kami Cepu," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Optimistis Pertalite Bisa Turunkan Impor Premium

Pertamina Optimistis Pertalite Bisa Turunkan Impor Premium

Bisnis | Rabu, 22 April 2015 | 17:46 WIB

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 14:49 WIB

Ini Penjelasan Menteri ESDM soal Harga Premium dan Solar

Ini Penjelasan Menteri ESDM soal Harga Premium dan Solar

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2015 | 00:39 WIB

Mahasiswi Berkarya, Limbah Plastik pun Diubah Jadi Solar

Mahasiswi Berkarya, Limbah Plastik pun Diubah Jadi Solar

Tekno | Jum'at, 12 Desember 2014 | 19:18 WIB

Sejak Harga Premium Naik, Konsumsi Pertamax Terus Meningkat

Sejak Harga Premium Naik, Konsumsi Pertamax Terus Meningkat

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2014 | 07:05 WIB

Terkini

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:57 WIB