Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Juni, Impor Naik 11,63 Persen

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 15 Juli 2015 | 15:13 WIB
Juni, Impor Naik 11,63 Persen
BPS

Suara.com - Badan Pusat Statistik melaporkan sepanjang Juni 2015 total nilai impor Indonesia mencapai 73,94 miliar dolar AS. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 11,63 persen jika dibandingkan Mei 2015 yang hanya 12,56 miliar dolar AS. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka tersebut mengalami penurunan sekitar 17,42 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan kenaikan tersebut dipicu kenaikan impor di sektor nonmigas yang mencapai mencapai 10,39 miliar dolar AS atau mengalami kenaikan sekitar 8,95 persen dibandingkan Mei 2015. Namun, angka tersebut mengalami penurunan 15,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 15,72 miliar dolar AS.

Sedangkan untuk impor migas justru mengalami penurunan 24,06 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Namun, jika dibandingkan Mei 2015, angka ini justru mengalami kenaikan sekitar 23,9 persen atau sebesar 2,59 miliar dolar AS.

"Peningkatan impor nonmigas terbesar Juni adalah mesin dan peralatan mekanik 0,41 miliar dolar AS dengan share 26,36 persen, sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung dengan 0,30 miliar dolar AS dengan share 82,62 persen," kata Suryamin saat ditemui di kantornya, Rabu (15/7/2015).

Secara kumulatif, nilai impor Januari-Juni 2015 mencapai 73,94 miliar dolar AS atau turun 17,81 persen dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun lalu. Kumulatif nilai impor itu terdiri dari impor migas sebesar 13,1 miliar dolar AS atau turun 39,91 persen dan nonmigas 60,84 miliar dolar AS yang turun 10,74 persen.

Adapun pangsa pasar untuk impor dipegang oleh Cina yang menjadi pengimpor barang nonmigas terbesar dengan nilai mencapai 14,71 miliar dolar AS atau 24,17 persen dari total impor. Kemudian disusul oleh Jepang 7,18 miliar dolar AS atau 11,8 persen dan Singapura 4,21 miliar dolar AS atau 6,92 persen.

"Impor nonmigas dari Asean mencapai pangsa pasar 21,52 persen, sementara dari Uni Eropa 9,33 persen," katanya.

Adapun untuk porsi impor sendiri terbesar adalah mesin dan peralatan mekanik sebesar 11,27 miliar dolar AS serta mesin dan peralatan listrik senilai 7,87 miliar dolar AS.

"Untuk pangsa pasar ekspor nonmigas periode Januari-Juni 2015 yang terbesar adalah Amerika Serikat (AS) dengan total USD 7,83 miliar, atau 11,47%, turun secara year on year (yoy) 0,87 persen," ujar Suryamin.

Di posisi kedua adalah Jepang 6,72 miliar dolar AS atau 9,84 persen, turun 5,42 persen (yoy). Ketiga Cina sebesar 6,65 miliar dolar AS atau 9,73 persen, turun 25,97persen (yoy).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neraca Perdagangan Juni Surplus Rp6,33 Triliun

Neraca Perdagangan Juni Surplus Rp6,33 Triliun

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 13:35 WIB

BPS Prediksi Produksi Padi Naik 6,64 Persen Tahun Ini

BPS Prediksi Produksi Padi Naik 6,64 Persen Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 14:44 WIB

Sejak Januari 2015, 3,84 Juta Turis Masuk Indonesia

Sejak Januari 2015, 3,84 Juta Turis Masuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 13:56 WIB

BPS: Mau Lebaran, Picu Inflasi

BPS: Mau Lebaran, Picu Inflasi

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 13:10 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB