Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI Perkirakan Inflasi Juli 2015 Tak Lebih dari 0,6 Persen

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 24 Juli 2015 | 16:27 WIB
BI Perkirakan Inflasi Juli 2015 Tak Lebih dari 0,6 Persen
Dewan Gubernur BI yang dipimpin oleh Agus Martowardojo mengumumkan suku bunga acuan (BI Rate) di Jakarta, Selasa (17/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bank Indonesia memperkirakan inflasi sepanjang Juli 2015 atau pada bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini sekitar 0,4 hingga 0,6 persen. Angka tersebut disebut-sebut terendah jika dibandingkan dalam beberapa tahun terakhir.

Gubernur Bank Indonesia Agus D. W. Martowardojo mengatakan pada pekan pertama Juli 2015, inflasi terpantau pada level 0,4 persen atau mengalami penurunan jika dibandingkan pada periode yang sama pada Juni 2015 yakni 0,54 persen.

“BI sendiri memproyeksikan inflasi berada dikisaran 1,1 persen. Dari hasil survey BI di minggu ketiga kemarin ini inflasi sekitar 0,76 persen. Kalau di minggu keempat bisa bertahan ya itu jadi lebih baik. Tapi diperkirakan tidak akan lebih dari 0,6 persen inflasi Juli ya,” kata Agus di Jakarta, Jumat (24/7/2015).

Proyeksi tersebut, lanjut Agus, relatif rendah dibandingkan laju inflasi Ramadan dan Lebaran beberapa tahun sebelumnya. Berdasarkan data BPS, inflasi Lebaran pada Agustus 2013 mencapai 1,12 persen dan inflasi Juli 2014 sebesar 0,93 persen.

Hal tersebut lantaran, keberhasilan pemerintah mengendalikan harga. Keberhasilan ini sudah terlihat pada bulan lalu, yang sudah memasuki bulan Ramadan, dengan inflasi yang hanya 0,54 persen, sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 0,50 persen.

Sementara itu, angka inflasi tahun kalender periode Januari-Juni 2015 sebesar 0,96 persen dan inflasi tahunan per Juni 2015 sebesar 7,26 persen.

"Relatif rendah dan itu merupakan kondisi yang sejak pra-ramadan pun rendah ya. Jadi itu merupakan satu pencapaian pengendalian harga volatile food oleh pemerintah. Makanya kita prediksikan enggak akan lebih dari 0,6 persen," katanya.

BI memproyeksi laju inflasi sepanjang 2015 berada pada kisaran 4 persen plus minus 1 persen. Adapun pemerintah dalam APBN-P 2015 mematok asumsi inflasi tahun ini pada level 5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebaran, BI Perkirakan Peredaran Uang di Solo Capai Rp10 Triliun

Lebaran, BI Perkirakan Peredaran Uang di Solo Capai Rp10 Triliun

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 12:54 WIB

BI Tahan BI Rate di Level 7,5 Persen

BI Tahan BI Rate di Level 7,5 Persen

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2015 | 18:41 WIB

BI: Prediksi Pertumbuhan Kredit 2015 antara 11-13 Persen

BI: Prediksi Pertumbuhan Kredit 2015 antara 11-13 Persen

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2015 | 02:21 WIB

Ingin Tukar Uang di Yogya untuk Lebaran, Di Sini Tempatnya

Ingin Tukar Uang di Yogya untuk Lebaran, Di Sini Tempatnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2015 | 18:41 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB