Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Meski Melambat, Pengamat Sebut Indonesia Tak Bakal Bangkrut

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2015 | 16:06 WIB
Meski Melambat, Pengamat Sebut Indonesia Tak Bakal Bangkrut
Ilustrasi Jakarta (Antara)

Suara.com - Kondisi perekonomian global yang bergejolak ternyata memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi di beberapa negara berkembang tak terkecuali Indonesia pun menjadi tertekan.

Pelemahan tersebut berimbas terhadap jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa bulan terakhir yang kini turun ke level 16 atau berada di posisi Rp13.500 per dolar AS. Tak hanya rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan pun ikut terkerek dari pelemahan ekonomi global tersebut.

Meski demikian, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia Hendri Saparini meyakinkan kondisi tersebut tak lantas membuat Indonesia bangkrut. Jika pemerintah membuat kebijakan yang mengontrol pergerakan rupiah bukan berdasarkan mekanisme pasar, tapi harus tergantung pada supply dan demand.

"Kalau bangkrut enggak akan bangkrut. Karena secara fundamental kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan baik. Hanya saja kebijakan kontrol terhadap rupiah masih berdasarkan pada mekanisme pasar," kata Hendri di Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Ia mengatakan Indonesia tidak seperti Cina dan Amerika Serikat yang dapat mengontrol nilai tukar mata uang melalui kebijakan strategis.

Ia menjelaskan salah satu faktor yang selalu menghantui Indonesia yang menyebabkan anjloknya rupiah adalah mudahnya sentimen masuk untuk mempengaruhi pasar perdagangan.

"Indonesia nggak punya kebijakan yang meredam agar sentimen negatif itu nggak masuk. Tidak seperti Cina dan AS," katanya.

Selain itu, Indonesia masih membutuhkan dolar AS untuk digunakan membayar utang. Hal inilah yang membuat rupiah terus jeblok dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh sebab itu, pemerintah dan Bank Indonesia diimbau mencarikan solusi yang tepat agar rupiah dapat kembali membaik.

"Gimana caranya, ya di buat kebijakan-kebijakan strategisnya. Kita kelola, struktur ekonomi diperkuat, defisit jasa yang lebar dipersempit dan yang utama menjaga inflasi. Saya yakin dengan begitu rupiah akan kembali menguat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekonomi Melambat, Sektor Informasi dan Komunikasi Masih Positif

Ekonomi Melambat, Sektor Informasi dan Komunikasi Masih Positif

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 15:36 WIB

Pengamat: Belanja Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Pengamat: Belanja Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 12:38 WIB

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 14:46 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB