Pemerintah Harus Serius Perbaiki Manajemen Stok Nasional

Siswanto, Tri Setyo

Kamis, 13 Agustus 2015 | 18:44 WIB
Pemerintah Harus Serius Perbaiki Manajemen Stok Nasional
Pedagang daging sapi membentangkan spanduk di kios mereka di Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Rofi Munawar mengatakan pemerintah harus serius memperbaiki infrastruktur logistik dan manajemen stok nasional daging sapi. Hal tersebut, menurutnya, diperlukan agar proses distribusi daging dapat berjalan efisien ke pusat-pusat konsumsi daging.

"Jika ini terjadi bukan hanya konsumen yang diuntungkan karena harga yang terjangkau. Tapi juga peternak, karena mendapatkan keuntungan yang maksimal,” kata Rofi di Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Ia juga mengatakan kelangkaan daging yang terjadi sekarang terjadi lantaran adanya ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan konsumen.

Menurutnya ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan berdampak terhadap kenaikan harga daging.

"Kelangkaan dan mahalnya daging sapi akan terus berlangsung, selama perubahan harga yang cepat tidak diimbangi dengan perubahan pada sisi produksi," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan industri daging sapi di Indonesia mengalami masalah yang sangat kritis. Hal tersebut, menurutnya, dapat dilihat dari meningkatnya harga dan permintaan daging sapi.

“Tekanan untuk melakukan impor memang pada akhirnya menjadi satu-satunya jalan, bagi pemerintah untuk menstabilisakan harga daging sapi di pasaran. Tapi, di sisi lain sesungguhnya semakin menunjukkan ketidakberdayaan pemerintah dalam mengatur tata niaga daging sapi nasional," ujarnya.

Diketahui, sejak Minggu (9/8/2015) lalu, aksi mogok jualan dilakukan oleh para pedagang sapi. Karena merosotnya penjualan daging, akibat meroketnya harga daging sapi usai Lebaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota Polda Metro Sidak Tempat Karantina Sapi di Cileungsi

Anggota Polda Metro Sidak Tempat Karantina Sapi di Cileungsi

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 17:39 WIB

Gerebek Dua Lokasi, Polisi Temukan 4.000 Ekor Sapi Siap Potong

Gerebek Dua Lokasi, Polisi Temukan 4.000 Ekor Sapi Siap Potong

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 13:29 WIB

Kapolri: 41 "Feedloter" Diduga Sengaja Simpan Sapi Potong

Kapolri: 41 "Feedloter" Diduga Sengaja Simpan Sapi Potong

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 08:24 WIB

Di Tengah Riuh Reshuffle, Pedagang Daging Teriak Harga Mahal

Di Tengah Riuh Reshuffle, Pedagang Daging Teriak Harga Mahal

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 19:13 WIB

Ahok Ancam Usir Pedagang Daging Sapi yang Tolak Operasi Pasar

Ahok Ancam Usir Pedagang Daging Sapi yang Tolak Operasi Pasar

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 13:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×