Menkeu: Asumsi Pertumbuhan 2016 Lihat Dinamika Global

Siswanto

Kamis, 20 Agustus 2015 | 16:46 WIB
Menkeu: Asumsi Pertumbuhan 2016 Lihat Dinamika Global
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di dampingi jajaran kementerian menggelar jumpa pers terkait RAPBN-P 2015 di Jakarta, Selasa (17/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan penentuan asumsi makro secara final untuk pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2016 akan diputuskan sesuai dinamika perkembangan global.

"Nanti kita lihat berapa, dan kita masih melihat dinamika perkembangan terakhir, karena kita punya waktu untuk menentukan itu. Pemerintah tidak keberatan, apabila harus direvisi," kata Menkeu seusai mengikuti rapat paripurna DPR tanggapan fraksi tentang RAPBN 2016 di Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Menkeu menjelaskan pemerintah telah menetapkan asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2016 sebesar 5,5 persen, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global mulai mengalami pemulihan tahun depan.

Namun, ia mengatakan angka pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2016, yang akan dibahas pada rapat kerja Badan Anggaran antara pemerintah dan DPR untuk merumuskan APBN, masih bisa mengalami revisi.

"Nanti kita lihat perkembangan terakhir, karena world economic outlook melihat kondisinya tahun depan masih bagus," kata Menkeu.

Dalam rapat paripurna DPR, sejumlah fraksi memandang target pertumbuhan ekonomi pada 2016 masih terlalu optimistis, ketika kondisi ekonomi di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, masih mengalami perlambatan.

Meskipun demikian, apabila pemerintah tetap mempertahankan angka asumsi pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, maka fraksi-fraksi meminta pemerintah untuk bekerja lebih keras agar ekonomi nasional bisa tumbuh sesuai harapan.

Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2015 hanya sebesar 4,7 persen dan diprediksi hingga akhir tahun hanya mencapai angka perkiraan pemerintah yaitu 5,2 persen.

Kinerja yang melambat tersebut karena konsumsi rumah tangga dan investasi sedang mengalami kontraksi. Padahal, ekspor tumbuh negatif karena turunnya harga komoditas global dan berkurangnya permintaan dari negara tujuan ekspor.

Pemerintah masih berupaya untuk menjaga angka pertumbuhan ekonomi, dengan mendorong percepatan realisasi penyerapan anggaran belanja di semester II-2015 terutama belanja modal yang bermanfaat untuk pembenahan sarana infrastruktur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Singgung Industri, Jokowi Diharap Jeli Baca Keinginan Rakyat

Tak Singgung Industri, Jokowi Diharap Jeli Baca Keinginan Rakyat

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 03:25 WIB

Genjot Perekonomian, Jokowi Harus Prioritaskan Indonesia Timur

Genjot Perekonomian, Jokowi Harus Prioritaskan Indonesia Timur

News | Minggu, 16 Agustus 2015 | 01:26 WIB

Ini Pidato Lengkap Jokowi Sampaikan RAPBN 2016

Ini Pidato Lengkap Jokowi Sampaikan RAPBN 2016

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 15:43 WIB

Menkeu: Ekonomi Indonesia Masih Terkendali

Menkeu: Ekonomi Indonesia Masih Terkendali

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2015 | 15:25 WIB

Terkini

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

×