Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Mengukur Kekuatan Bank Infrastruktur di Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 01 September 2015 | 13:52 WIB
Mengukur Kekuatan Bank Infrastruktur di Indonesia
Sejumlah pekerja dalam sebuah proyek pembangunan infrastruktur di Jakarta. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Pemerintahan Joko Widodo berencana membuat bank infrastruktur lewat PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Perusahaan itu nantinya akan fokus memberikan pinjaman untuk membangun infrastruktur di Indonesia.

Nantinya Pemerintah akan menglihkan aset Pusat Investasi Pemerintah (PIP) ke SMI. Sehingga perusahaan itu akan menjadi BUMN pembiayaan infrastruktur. Bahkan BUMN ini akan berfungsi selayaknya Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengklaim modal awal SMI sekitar Rp 25 triliun. Pada perjalanannya SMI bisa membiayai proyek sampai Rp 150 triliun.

Pemerintah menargetkan tahun ini BUMN itu terbentuk. Namun akan seberapa kuat SMI membiayai pembangunan infrastruktur yang selama ini banyak menggunakan uang negara dan utang luar negeri.

Pakar Perbankan, Iwan Nataliputra mengatakan langkah pembentukan bank infrastruktur sudah tepat. Sebab saat ini Indonesia tengah gencar membangun.

"Nah pertanyaannya seberapa kuat?" kata Iwan di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Dia mengatakan bank infrastruktur yang ideal mempunyai modal pembiayaan yang mampu memberikan pinjaman untuk pembangunan jangka panjang hingga 20 tahun. Dia mencontohkan pembangunan itu bisa berupa pembangunan bandara, bendungan, waduk, transportasi laut, atau juga proyek mass rasit transid (MRT).

Proyek-proyek besar itu akan lama mengalami 'balik modal'. "Bank mana yang sanggup memberikan pembiayaan sampai 5 tahun 10 tahun, bahkan 20 tahun itu?" tanya dia lagi.

Sehingga menurutnya bank infrastruktur Indonesia itu harus memiliki sumber pembiayaan yang kuat. Sumber itu rentan jika bersumber dari bank atau juga BUMN lainnya.

"Kalau kita berharap kepada masyarakat yang berinvestasi ke infrastruktur, biasanya hitungannya nggak masuk. Keuntungannya (balik modal) lama," katanya.

"Bank ini kan harus menerbitkan surat utang yang rentan waktunya sampai 20 tahun. Baru bisa dipakai untuk membangun infrastruktur," lanjut Iwan.

Dia menyebutkan sumber pendanaan yang cocok untuk bank infrastruktur itu berasal dari dana pensin di BPJS Ketenagakerjaan. Sebab penyimpanan uang di sana sangat lama.

"Mereka yang akan beli obligasi pemerintah dalam jangka panjang. BPJS kan program pemerintah, seperti pensiun. Itu kan jangka panjang. Itu lah yang dipakai untuk ini. Cara kedua pemerintah berutang ke luar negeri," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tujuh Proyek Pembangunan DPR Bakal Telan Dana Rp1,6 Triliun

Tujuh Proyek Pembangunan DPR Bakal Telan Dana Rp1,6 Triliun

News | Kamis, 20 Agustus 2015 | 11:13 WIB

Ragu Garap Proyek, Pejabat Diimbau Konsultasi ke Polri-Kejaksaan

Ragu Garap Proyek, Pejabat Diimbau Konsultasi ke Polri-Kejaksaan

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 06:44 WIB

Begini Strategi Menteri PU Percepat Pembangunan Infrastruktur

Begini Strategi Menteri PU Percepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2015 | 10:50 WIB

Kejati NTT Tahan Kabag Keuangan Kementerian Transmigrasi dan PDT

Kejati NTT Tahan Kabag Keuangan Kementerian Transmigrasi dan PDT

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 22:36 WIB

Kebut Pembangunan Tol Tanjung Priok

Kebut Pembangunan Tol Tanjung Priok

Foto | Selasa, 28 Juli 2015 | 20:00 WIB

Pemprov DKI Bantu Urus IMB Tempat Ibadah yang Sudah Lama Berdiri

Pemprov DKI Bantu Urus IMB Tempat Ibadah yang Sudah Lama Berdiri

News | Minggu, 26 Juli 2015 | 16:17 WIB

Menteri Marwan: Mumpung Pulkam, Ayo Makmurkan Desa

Menteri Marwan: Mumpung Pulkam, Ayo Makmurkan Desa

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 19:30 WIB

Ini Jawaban Pemerintah Atas Suara-suara Pilu Warga di Perbatasan

Ini Jawaban Pemerintah Atas Suara-suara Pilu Warga di Perbatasan

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 01:57 WIB

Bantu Kelola Dana Desa, Marwan Kerahkan 12 Ribu Pendamping

Bantu Kelola Dana Desa, Marwan Kerahkan 12 Ribu Pendamping

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 11:54 WIB

Bangun LRT, Ahok Bakal Tunjuk BUMD

Bangun LRT, Ahok Bakal Tunjuk BUMD

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 15:56 WIB

Terkini

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB