Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

DPD Minta Sinergikan Aspirasi Daerah dengan RAPBN 2016

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 08 September 2015 | 12:34 WIB
DPD Minta Sinergikan Aspirasi Daerah dengan RAPBN 2016
Ilustrasi gedung DPR[suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Membahas tentang RAPBN 2016, Wakil Ketua Komite IV DPD RI Ajip Padindang memandang perlu ditingkatkan dana transfer ke daerah.

“Kepentingan daerah harus diutamakan karena kepentingan nasional tidak akan terwujud jika kebutuhan daerah tidak diperjuangkan dengan adil,” ujar Ajip, Selasa (8/9/2015).

Senator dari Kepulauan Riau, Ari Pinto, mendukung pembangunan tol laut, tapi itu harus terealisasi agar kesenjangan harga bahan pokok di kepulauan tidak berlarut-larut.

“Harga bahan pokok di kepulauan riau itu harganya lebih mahal karena aksesnya sulit, bayangkan kami di kepulauan itu untuk ketersediaan pangan kita harus tunggu seminggu untuk bahan pangan karena akses perjalanan yang mahal,” kata Ari.

Ari menambahkan masalah listrik di daerah juga masih krusial.

“Di daerah ada listrik 6-7 jam per hari itu sudah bagus, tidak terlalu muluklah 24 jam ada ketersediaan listrik karena memang kami di daerah belum di prioritaskan,” katanya.

Ari berharap ke depan akses transportasi dan ketenagalistrikan bisa diutamakan di daerah kepulauan mengingat daerah kepulauan sangat minim dengan fasilitas.

Menyoroti pembangunan infrastruktur, senator DKI Jakarta A. M. Fatwa menilai bahwa saat ini pembangunan masih lambat.

“Coba dipikirkan pembangunan tol laut dimana rakyat yang di timur jauh papua itu lebih membutuhkan pembangunan yang masif dan intens, nah provinsi kepulauan itulah yang harus diperhatikan dan di prioritaskan keseimbangan pembangunannya, jangan sampai daerah timur ini selalu ditinggal, rakyat papua berontak itu karena Jokowi sudah menjanjikan fasilitas yang baik, sekarang rakyat papua makin menagih janji tersebut, kami sebagai perwakilan daerah harus memperjuangkan itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas RAPBN 2015, 273 Anggota DPR Tak Hadiri Rapat Paripurna

Bahas RAPBN 2015, 273 Anggota DPR Tak Hadiri Rapat Paripurna

News | Selasa, 25 Agustus 2015 | 13:07 WIB

Pemerintah Beri Jawaban Soal Nota Keuangan ke DPR

Pemerintah Beri Jawaban Soal Nota Keuangan ke DPR

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 12:54 WIB

RAPBN 2016 Belum Cerminkan Janji Kampanye Jokowi

RAPBN 2016 Belum Cerminkan Janji Kampanye Jokowi

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 11:56 WIB

Menkeu: Pendapatan Bergantung Pajak Tunjukkan Fiskal yang Baik

Menkeu: Pendapatan Bergantung Pajak Tunjukkan Fiskal yang Baik

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2015 | 01:31 WIB

Menkeu: Asumsi RAPBN 2016 Sesuai Perkembangan Terkini

Menkeu: Asumsi RAPBN 2016 Sesuai Perkembangan Terkini

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 02:11 WIB

Terkini

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:54 WIB

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:48 WIB

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:45 WIB

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:13 WIB

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:06 WIB

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB