Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menkeu: Asumsi RAPBN 2016 Sesuai Perkembangan Terkini

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 15 Agustus 2015 | 02:11 WIB
Menkeu: Asumsi RAPBN 2016 Sesuai Perkembangan Terkini
Raker Menkeu dengan Komisi XI

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan penetapan asumsi dasar ekonomi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 dilakukan berdasarkan perkembangan ekonomi terkini.

"Kita berbicara APBN tahun depan, tapi kita mencari asumsi yang serealistis mungkin sesuai perkembangan terkini tanpa meninggalkan optimisme," kata Menkeu saat jumpa pers mengenai Nota Keuangan dan RAPBN 2016 di Jakarta, Jumat.

Menkeu menjelaskan pemerintah memberikan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, karena kondisi perekonomian global tahun 2016, berdasarkan perkiraan dari lembaga multilateral seperti Dana Moneter Internasional (IMF) akan lebih baik dari 2015.

"Tahun 2016, global prediksinya 3,8 persen, padahal tahun ini hanya 3,3 persen. Perkiraan setengah persen lebih tinggi dari tahun ini untuk pertumbuhan global, angka yang sangat besar. Ini menunjukkan secara eksplisit ada optimisme 2016 akan lebih baik," ujarnya.

Ia menambahkan angka 5,5 persen tersebut juga masih sesuai dengan range batas bawah 5,5 persen-6,0 persen yang sebelumnya telah diputuskan dalam pembahasan pendahuluan RAPBN 2016 antara pemerintah dengan DPR RI.

"Kita harus realistis tanpa menghilangkan optimisme, apalagi angka asumsi makro pertumbuhan ekonomi 5,5 persen masih lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi tahun 2015," kata Menkeu.

Selain itu, asumsi nilai tukar rupiah yang diputuskan Rp13.400 per dolar AS, sesuai dengan perkembangan ekonomi global yang saat ini terpengaruh dengan rencana penyesuaian suku bunga The Fed serta aksi devaluasi Yuan Tiongkok.

"Kita ambil kurs itu, dengan harapan tahun depan AS sudah lebih 'settle' dengan kebijakan The Fed, dan Tiongkok menemukan tingkat tukar yang lebih pas, sehingga gejolak tidak seperti sekarang. Saat ini kurs Rp13.400 yang paling 'reasonable'," kata Menkeu.

Ia menambahkan untuk asumsi laju inflasi ditetapkan sebesar 4,7 persen, dengan pertimbangan masih adanya fluktuasi nilai tukar rupiah serta fenomena El Nino yang bisa menyebabkan kekeringan dan berdampak pada musim panen awal tahun 2016.

Asumsi makro lainnya ditetapkan untuk tingkat bunga SPN 3 bulan 5,5 persen, harga ICP minyak 60 dolar AS per barel, lifting minyak mentah 830 ribu barel per hari dan lifting gas 1.155 ribu barel setara minyak per hari.

"Untuk harga minyak, kita ambil 60 dolar AS karena kecenderungannya harga minyak tetap rendah, sampai tahun depan. Untuk lifting minyak, itu dengan asumsi Blok Cepu yang kapasitasnya 165 ribu barel per hari mulai beroperasi penuh," ujar Menkeu.

Dengan asumsi makro tersebut, pendapatan negara dalam RAPBN 2016 ditetapkan sebesar Rp1.848,1 triliun dan belanja negara Rp2.121,3 triliun. Dengan demikian, defisit anggaran mencapai Rp273,2 triliun atau 2,1 persen terhadap PDB. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jeblok, Menkeu Sudah Lapor ke Jokowi

Pertumbuhan Ekonomi Jeblok, Menkeu Sudah Lapor ke Jokowi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2015 | 20:25 WIB

Menkeu Klaim Investor Jepang Percaya "Samurai Bonds"

Menkeu Klaim Investor Jepang Percaya "Samurai Bonds"

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 21:37 WIB

Ini Alasan Menku Selalu Ngambek Kalau Ditanya Soal Rupiah

Ini Alasan Menku Selalu Ngambek Kalau Ditanya Soal Rupiah

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 18:10 WIB

Rupiah Melemah, Menkeu Jamin Kondisi Fiskal Terjaga

Rupiah Melemah, Menkeu Jamin Kondisi Fiskal Terjaga

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 16:48 WIB

Terkini

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB