Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Presiden Minta Pertamina Kurangi Belanja Dolar

Ardi Mandiri

Rabu, 09 September 2015 | 06:50 WIB
Presiden Minta Pertamina Kurangi Belanja Dolar
Direktur IMF Temui Jokowi

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta Pertamina mengurangi kebutuhan belanja dolar yang mencapai 60-80 juta dolar AS per harinya.

"Ditugaskan kepada direktur Pertamina dan Menteri ESDM mengambil langkah-langkah agar beban yang besar untuk kebutuhan dolar pada kita semua bisa dikurangi," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat konferensi pers hasil Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Direktur Utama Pertamina Dwi Sucipto mengatakan untuk mengurangi kebutuhan dolar yang besar, pihaknya akan menggunakan metode konsinyasi.

"Kami bayar kalau mau dipakai," kata Dwi Sucipto saat mendampingi Seskap bersama Menteri ESDM Sudirman Said.

Dia mengungkapkan bahwa kebutuhan dolar tersebut untuk impor BBM yang hampir mencapai 700 ribu barel per hari karena kapasitas kilang yang kurang.

"Itu makanya kita kan harus bangun kilang," jelas Dwi Sucipto.

Harga Avtur Dalam kesempatan ini, Pramono Anung juga mengungkapkan bahwa Presiden juga meminta Pertamina menurunkan harga avtur yang saat ini tidak kompetititif.

"Avtur kita lebih tinggi dibandingkan dengan avtur internasional, maka presiden menugaskan pada direktur Pertamina agar ini bisa ditekan sehingga harga bisa bersaing dengan internasional," tuturnya.

Pramono mengungkapkan bahwa penurunan harga avtur ini bermanfaat untuk meningkatkan jumlah pesawat-pesawat yang transit di bandara-bandara Indonesia.

"Manfaatnya adalah pesawat-pesawat yang saat ini selalu transit di Singapura untuk isi bahan bakar, maka mereka nanti bisa langsung ke Indonesia," ujarnya.

Pramono mengatakan jika penurunan harga avtur ini bisa diturunkan, maka bisa memberikan manfaat bukan hanya dalam dunia penerbangan, tapi juga sektor pariwisata.

Dwi Sucipto mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan sehingga biaya produksi yang ditampung dalam kilang bisa lebih efesien atau lebih rendah biayanya.

Dia juga berharap pemerintah juga mendorong, yakni menyangkut perpajakan sehingga bisa mendapatkan harga jual yang lebih kompetitif.

"Ya ini sedang kami siapkan, mudah-mudahan di Oktober bisa dapatkan formulasi yang lebih baik," katanya.

Dirut Pertamina inni mengakui bahwa harga avtur di Indonesia lebih mahal dibanding dengan Singapura, sehingga perlu diturunkan sekitar 10-15 persen agar bisa kompetitip dengan negara tetangga tersebut.

"Kalau kita kan selalu komparasi ke Singapura. Ya, memang Singapur dengan berbagai ketentuan-ketentuan aspek perpajakan dan sebagainya, bisa lebih rendah dari kita," ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Minta Pertamina Bangun Kilang Minyak

Presiden Minta Pertamina Bangun Kilang Minyak

Bisnis | Selasa, 08 September 2015 | 23:41 WIB

Ini Modus Dugaan Korupsi di Pertamina Foundation

Ini Modus Dugaan Korupsi di Pertamina Foundation

News | Kamis, 03 September 2015 | 17:40 WIB

Kejagung Terima Surat Pemberitahuan Penyidikan Nina Nurlina

Kejagung Terima Surat Pemberitahuan Penyidikan Nina Nurlina

News | Kamis, 03 September 2015 | 17:20 WIB

Usut Korupsi Yayasan Pertamina, Bareskrim Temukan Relawan Fiktif

Usut Korupsi Yayasan Pertamina, Bareskrim Temukan Relawan Fiktif

News | Rabu, 02 September 2015 | 20:56 WIB

Terkini

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12 WIB

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:10 WIB

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:09 WIB

Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli

Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:03 WIB

Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan

Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:00 WIB

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen

Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga

7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:50 WIB

Review Viva Retinol Serum Anti-Aging Murah dengan Hasil Nampol, Harga Cuma Rp26 Ribuan

Review Viva Retinol Serum Anti-Aging Murah dengan Hasil Nampol, Harga Cuma Rp26 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:47 WIB

×