Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Elpiji 5,5 Kilogram Dibanderol di Bawah Rp80 Ribu

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 11 September 2015 | 15:18 WIB
Elpiji 5,5 Kilogram Dibanderol di Bawah Rp80 Ribu
Agen penyalur elpiji dikawasan Cideng, Jakarta, Selasa (3/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PT Pertamina berencana akan meluncurkan gas elpiji dengan berat 5,5 kilogram yang akan dibanderol seharga Rp80 ribu. Elpiji ukura bari ini nantinya akan menjadi pesaing Blue Gas dari PT Blue Gas.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai harga, Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang belum mau membeberkannya dengan pasti.

"Kalau pertamina maunya harganya yang pasti lebih murah. Karena kalau lebih rendah harganya, peminatnya banyak. Mungkin dibawah Rp80 ribu per tabung," kata Bambang saat ditemui di kantornya, Jumat (11/9/2015).

Sekedar informasi, PT Blue Gas menjual elpiji ukuran 2,65 kilogram dan 5,5 kilogram. Untuk harga blue gas 5,5 kilogram dijual dengan harga Rp110 ribu per tabung. Sedangkan elpiji ukuran 2,65 kilogram Rp55 ribu per tabung.

Nantinya, lanjut Bambang, elpiji 5,5 kilogram ini akan dipasarkan ke konsumen yang tinggal di kawsasan kumuh dan penghuni apartemen. Pihaknya mengaku sampai saat ini masih melakukan survei mengenai bentuk, logo dan warna tabung elpiji.

"Pokoknya bentuk dan warnanya lucu-lucu gitu. Pilihannya male atai female itu berbeda. Tapi karena sasaran kita itu ibu-ibu jadi pilihan warnanya kalau nggak oranye, pink atau ungu," katanya.

Dia menjelaskan, pemasaran akan dilakukan sama seperti Pertalite yakni di kota-kota besar terlebih dahulu.

"Jadi kota besar dulu kayak Jakarta. Nanti kota lainnya masih didiskusikan. Kasih saya waktu dulu," ungkapnya.

Selain itu, kelebihan dari elpiji 5,5 kilogram ini adalah dapat diantarkan dengan menggunakan jasa Gojek. Hal ini menyusul penandatanganan kotrak kerjasama dengan PT GoJek untuk kerjasama pengantaran produk Pertamina.

"Kemarin itu, di tempat ini MoU dengan GoJek. Sebentar lagi masuk bisnis delivery. Anda beli pelumas, elpiji, Pertamax dalam kaleng itu bisa diantar gojek. Kita ada bright akan bayar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Akan Luncurkan Elpiji 5,5 Kilogram

Pertamina Akan Luncurkan Elpiji 5,5 Kilogram

Bisnis | Jum'at, 11 September 2015 | 14:46 WIB

Sidak di Stasiun Pengisian Elpiji

Sidak di Stasiun Pengisian Elpiji

Foto | Kamis, 30 Juli 2015 | 14:30 WIB

Pemerintah Rancang Cara Penyaluran Subsidi Elpiji 3kg

Pemerintah Rancang Cara Penyaluran Subsidi Elpiji 3kg

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 05:35 WIB

Jaga Pasokan BBM dan Gas saat Lebaran, Ini Langkah Pertamina

Jaga Pasokan BBM dan Gas saat Lebaran, Ini Langkah Pertamina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 13:04 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB