Dalam Enam Bulan, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 860.000 Orang

Esti Utami

Selasa, 15 September 2015 | 22:23 WIB
Dalam Enam Bulan, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 860.000 Orang
Kawasan perkampungan kumuh di Kapuk Teko, Jakarta Barat. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2015 mencapai 28,59 juta orang atau 11,22 persen dari total penduduk Indonesia. Angka ini sekitar 860 ribu orang jika dibandingkan September 2014 yang sebanyak 27,73 juta orang (10,96 persen).

"Pada Maret 2015, jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan mencapai 28,59 juta orang atau 11,22 persen dari total penduduk Indonesia," kata Kepala BPS, Suryamin, dalam jumpa pers, di Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Suryamin menjelaskan, persentase jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2015 yang sebanyak 10,65 juta orang atau 8,29 persen tersebut mengalami kenaikan sebesar 8,16 persen jika dibandingkan dengan September 2014 lalu yang tercatat sebanyak 10,36 juta orang (8,16 persen).

Sementara untuk persentase jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan, juga mengalami kenaikan dari sebelumnya pada September 2014 sebanyak 17,37 juta orang atau 13,76 persen, menjadi 17,94 juta orang atau 14,21 persen pada Maret 2015.

Sebagai catatan, selama periode September 2014-Maret 2015, garis kemiskinan mengalami kenaikan sebesar 5,91 persen dari sebelumnya Rp312.328 per kapita per bulan menjadi Rp330.776 per kapita per bulan. Sementara untuk periode Maret 2014-Maret 2015, garis kemiskinan naik 9,26 persen dari Rp302.735 per kapita per bulan menjadi Rp330.776 per kapita per bulan.

"BPS mencatat, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan," papar Suryamin.

Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan pada Maret 2015 tercatat sebesar 73,23 persen, kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi September 2014 yaitu sebesar 73,47 persen.

Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di pedesaan, di antaranya adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, mie instan, gula pasir, tempe, tahu, dan kopi. Sedangkan, untuk komoditi bukan makanan diantaranya adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

Tiga jenis komoditi makanan yang memberi pengaruh besar terhadap garis kemiskinan adalah beras sebesar 23,49 persen untuk daerah perkotaan, dan 32,88 persen untuk daerah perdesaan, selanjutnya, komoditi rokok kretek filter sebesar 8,24 persen untuk daerah perkotaan dan 7,07 persen untuk daerah perdesaan.

Untuk komoditi ketiga yang memberikan pengaruh terbesar adalah telur ayam ras sebesar 3,59 persen untuk daerah perkotaan dan 2,91 persen untuk daerah perdesaan.

Sementara untuk komoditi bukan makanan yang memberikan pengaruh paling besar terhadap garis kemiskinan adalah perumahan, dimana untuk wilayah perkotaan mencapai 9,52 persen dan 6,64 persen untuk wilayah perdesaan.

Berdasarkan data BPS, beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah penduduk miskin di Indonesia khususnya untuk periode September 2014-Maret 2015 adalah, selama periode tersebut terjadi inflasi yang cukup tinggi sebesar 4,03 persen.

Selain itu, secara nasional, rata-rata harga beras mengalami peningkatan sebesar 14,48 persen yaitu dari Rp11.433 per kilogram pada September 2014, menjadi Rp13.089 per kilogram pada Maret 2015. Bukan hanya beras, beberapa komoditas bahan pokok seperti cabai rawit yang mengalami kenaikan sebesar 26,28 persen dan gula pasir sebesar 1,92 persen.

Kemudian, secara riil, rata-rata upah buruh tani per hari pada Maret 2015 juga mengalami penurunan sebesar 1,34 persen dibandingkan dengan September 2014, dari sebelumnya Rp39.045 per hari menjadi Rp38.522 per hari. Dan tingkat inflasi perdesaan pada periode yang sama mencapai 4,40 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa

Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 10:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Organisasi Tani Ikut Atasi Kemiskinan

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Organisasi Tani Ikut Atasi Kemiskinan

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:20 WIB

Ironi! Tunjangan DPRD Kabupaten Bogor Nyaris Rp100 Juta Sebulan, 59 Ribu Anak Terancam Putus Sekolah

Ironi! Tunjangan DPRD Kabupaten Bogor Nyaris Rp100 Juta Sebulan, 59 Ribu Anak Terancam Putus Sekolah

News | Selasa, 09 September 2025 | 13:38 WIB

Angka Kemiskinan Turun di Bawah 9%, Menkeu: Pertama Kali dalam Sejarah

Angka Kemiskinan Turun di Bawah 9%, Menkeu: Pertama Kali dalam Sejarah

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 14:42 WIB

Gunakan Jurus Ini, Prabowo Yakin Kemiskinan Bisa Tembus 0 Persen

Gunakan Jurus Ini, Prabowo Yakin Kemiskinan Bisa Tembus 0 Persen

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:40 WIB

Tenaga Kerja Sesuai dengan Kebutuhan Industri jadi Solusi Turunkan Angka Kemiskinan

Tenaga Kerja Sesuai dengan Kebutuhan Industri jadi Solusi Turunkan Angka Kemiskinan

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 07:37 WIB

Tiap Tahun Bertambah, Jumlah Orang Miskin di Jakarta Makin Banyak, Sekarang Totalnya Segini!

Tiap Tahun Bertambah, Jumlah Orang Miskin di Jakarta Makin Banyak, Sekarang Totalnya Segini!

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:35 WIB

Terkini

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

Resmi Tersangka, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polisi Ditahan di Rutan Mabes Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:42 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 20:37 WIB

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

×