Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

BEI: Minat IPO 2015 Masih Bagus

Laban Laisila | Suara.com

Senin, 21 September 2015 | 04:15 WIB
BEI: Minat IPO 2015 Masih Bagus
Suasana perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini minat perusahaan untuk mencari pendanaan melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2015 ini masih baik meski indeks harga saham gabungan (IHSG) sedang berfluktuasi.

"Pada pekan depan, ada perusahaan yang akan melakukan paparan mini dengan BEI untuk mengutarakan rencananya melakukan IPO, beberapa perusahaan juga sudah melakukan paparan mini kepada BEI," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Minggu (20/9/2015).

Dia mengemukakan, beberapa hari lalu sebanyak dua perusahaan melakukan paparan mini untuk menggelar IPO, yakni PT Dua Putra Utama Makmur yang bergerak di bidang perikanan, dan PT Indonesia Pondasi Raya (Indopora) di bidang konstruksi pondasi "Rencananya IPO PT Dua Putra Utama Makmur akan melepas sekitar 40 persen sahamnya, sementara PT Indopora sekitar 15 persen," katanya.

Dalam "pipeline" IPO Bursa, lanjut dia, tercatat sebanyak 10 perusahaan yang merencanakan untuk melaksanakan IPO pada tahun ini. Tercatat, di sepanjang tahun 2015 ini terdapat 10 emiten baru dan dua emiten melakukan pencatatan saham kembali (relisting) senilai total Rp9,02 triliun. Sedangkan pada tahun 2014 lalu, tercatat total nilai IPO dari 24 emiten sebesar Rp9,12 triliun.

"Setidaknya jumlah IPO pada tahun ini sama seperti tahun lalu di tengah IHSG yang berfluktuasi," ucapnya.

Sementara itu untuk data pencatatan saham tambahan, sejak Januari 2015 hingga 18 September 2015 (year to date) terdapat 14 emiten yang melakukan "rights issue" dengan total nilai sebesar Rp14,25 triliun.

Sebelumnya, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal 2 OJK M Noor Rachman menyampaikan sebanyak lima perusahaan sedang dalam proses IPO pada 2015 dengan total nilai indikatif sebesar Rp1,54 triliun.

"Lima perusahaan itu sedang dalam tahap proses (IPO) di antaranya Internux, Summarecon Investment Property, Ciputra Residence, dan Kino Corporation dengan total nilai indikatif sebesar Rp1,54 triliun," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BEI Periksa Enam Perusahaan yang Diduga Lakukan Short Selling

BEI Periksa Enam Perusahaan yang Diduga Lakukan Short Selling

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 00:45 WIB

Sebentar Lagi UKM Bisa Masuk Bursa Efek Indonesia

Sebentar Lagi UKM Bisa Masuk Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2015 | 07:24 WIB

Dominasi Pasar Modal Indonesia, Dana Asing Capai Rp40 Triliun

Dominasi Pasar Modal Indonesia, Dana Asing Capai Rp40 Triliun

Bisnis | Rabu, 22 April 2015 | 15:09 WIB

Terkini

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan Bantu BI Setelah Rupiah Tembus Rp 17.500

Purbaya Akhirnya Turun Tangan Bantu BI Setelah Rupiah Tembus Rp 17.500

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB

Alarm Bahaya dari MSCI: Pasar Modal RI Terancam Kehilangan Taji di Mata Global

Alarm Bahaya dari MSCI: Pasar Modal RI Terancam Kehilangan Taji di Mata Global

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:26 WIB

BPNT Tahap 2 Bulan Mei 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Nominal Bantuan, dan Cara Pencairannya

BPNT Tahap 2 Bulan Mei 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Nominal Bantuan, dan Cara Pencairannya

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:22 WIB

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026

Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:59 WIB

Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital

Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:15 WIB

Indri Wahyuni Juri LCC MPR  Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Indri Wahyuni Juri LCC MPR Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:58 WIB

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:52 WIB