Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB
Rupiah Bisa Tembus Rp18.000
Nilai tukar Rupiah resmi menembus level psikologis baru di angka Rp17.500 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026). Foto Antara.
baca 10 detik
  • Rupiah terperosok ke Rp17.500 akibat lonjakan harga minyak dunia dan konflik AS-Iran.
  • Defisit transaksi berjalan dan aliran modal keluar memperparah kerapuhan nilai tukar.
  • Rupiah terancam tembus Rp18.000 jika tensi geopolitik global tak kunjung mereda.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah resmi menembus level psikologis baru di angka Rp17.500 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026). Ambruknya mata uang Garuda ini menjadi sinyal merah bagi beban impor dan stabilitas inflasi domestik yang kian terancam.

Kombinasi maut antara lonjakan harga minyak mentah dunia dan eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi motor utama yang menghantam Rupiah. Sebagai negara importir minyak, Indonesia kini terjepit dalam beban biaya energi yang membengkak, menciptakan lubang besar pada fundamental ekonomi.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menegaskan bahwa meski data pertumbuhan ekonomi dan ritel terlihat solid di permukaan, fondasi tersebut tak cukup kuat menahan terjangan faktor eksternal.

"Indonesia sangat tertekan oleh harga minyak dunia yang tinggi karena ketergantungan besar pada impor," ujar Lukman.

Pelemahan ini diperparah oleh kondisi internal yang kian mengkhawatirkan dimana defisit transaksi berjalan yang semakin melebar, penyusutan cadangan devisa hingga investor asing yang berbondong-bondong menarik modalnya dari pasar saham dan obligasi (SBN).

Pasar kini diliputi ketakutan akan potensi Rupiah yang merosot lebih dalam. Lukman memperingatkan bahwa level Rp18.000 bukan lagi sekadar prediksi pesimistis, melainkan ancaman nyata jika perang AS-Iran terus memanas.

"Apabila situasi tidak berubah, Rupiah mungkin mencapai level Rp18.000 dalam beberapa bulan ke depan," tegas Lukman.

Kini, bola panas berada di tangan otoritas moneter. Tanpa intervensi yang agresif dan efektif, volatilitas ini dipastikan akan memukul daya beli masyarakat melalui lonjakan harga barang impor (imported inflation) dan mengancam target pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:59 WIB

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:43 WIB

Terkini

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

×