Rupiah Kembali Melemah di Posisi Rp14.447 Perdolar AS

Senin, 21 September 2015 | 10:54 WIB
Rupiah Kembali Melemah di Posisi Rp14.447 Perdolar AS
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (24/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi bergerak melemah sebesar 73 poin menjadi Rp14.447. Sebelumnya rupiah di posisi Rp14.374 per dolar AS.

Analis LBP Enterprise Lucky Bayu Purnomo mengatakan bahwa nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Ini merespon keputusan bank sentral Amerika Serikat (the Fed) yang kembali mempertahankan suku bunga acuannya. Sehingga ketidakpastian sentimen di pasar keuangan terus berlanjut.

"Sebagian besar pejabat bank sentral AS masih memperkirakan kenaikan suku bunga acuannya pada tahun ini, namun belum jelasnya waktu kenaikan suku bunga AS itu membuat pelaku pasar cenderung sulit melakukan penyesuaian dalam melakukan investasi," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sentimen dari dalam negeri juga cenderung netral, menyusul pelaku pasar uang yang masih menanti percepatan realisasi belanja modal pemerintah dalam rangka mendorong pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

"Penyerapan anggaran diharapkan maksimal sehingga dapat mengimbangi sentimen eksternal yang belum pasti. Jika penyerapan anggaran maksimal maka secara fundamental ekonomi Indonesia akan membaik," tuturnya.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan bahwa pernyataan pesimis dari pejabat Bank Indonesia yang menyebutkan akan adanya risiko "default" terhadap utang luar negeri pada sektor swasta nonbank, menambah kekhawatiran pasar keuangan di dalam negeri.

Di sisi lain, lanjut dia, ketinggalan berita terkait pertumbuhan kredit di Cina, Brazil, dan Turki yang mengkhawatirkan serta laporan dari Bank for International Settlement bahwa perbankan negara berkembang lebih rentan terhadap krisis, menambah sentimen negatif bagi sejumlah mata uang Asia, termasuk rupiah.

"Tren rupiah masih berada di area pelemahan dan investor uang cenderung masih 'wait and see' seraya melepas sebagian aset rupiahnya di tengah minimnya sentimen positif baik dari dalam negeri maupun eksternal," paparnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI