Sesi Pembukaan Selasa Rupiah Melemah Lagi Rp14.273

Laban Laisila

Selasa, 08 September 2015 | 10:47 WIB
Sesi Pembukaan Selasa Rupiah Melemah Lagi Rp14.273
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (24/8).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi (8/9/2015), bergerak melemah sebesar tujuh poin menjadi Rp14.273 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.266 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan bahwa nilai tukar rupiah kembali melemah mengikuti pelemahan mata uang lain di pasar global terhadap dolar AS menyusul belum adanya kepastian the Fed (bank sentral AS) menaikan suku bunga.

"Ketidakpastian kenaikan suku bunga the Fed menjadi salah satu pendorong nilai tukar rupiah kembali mengalami depresiasi terhadap dolar AS," kata Rangga.

Selain itu, lanjut dia, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih melambat juga menambah sentimen negatif bagi rupiah. Melambatnya perekonomian Indonesia mendorong aliran dana asing keluar dari pasar keuangan di dalam negeri.

"Pemerintah yang berencana menerbitkan beberapa peraturan sebagai stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, secara umum efektivitasnya masih diragukan pasar selama serapan anggaran belum membaik," katanya.

Namun, menurut Rangga, fluktuasi nilai tukar rupiah masih dijaga oleh Bank Indonesia, itu tercermin dari turunnya cadangan devisa Agustus. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2015 tercatat sebesar 105,3 miliar dolar AS, menurun 2,3 miliar dolar AS dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2015 sebesar 107,6 miliar dolar AS.

"Tanpa intervensi, rupiah berpeluang kembali melemah lebih dalam apalagi harga komoditas dunia turun," katanya.

Sementara itu, pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa peluang rupiah kembali menguat masih terbuka namun sifatnya hanya karena faktor teknikal, karena secara fundamental ekonomi Indonesia masih belum mendukung untuk mendorong rupiah menguat.

"Ekonomi yang masih melambat masih menjadi salah satu faktor penahan bagi nilai tukar rupiah untuk menguat secara fundamental," kata Rully. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Belum Masuk Fase Krisis

Indonesia Belum Masuk Fase Krisis

Bisnis | Sabtu, 05 September 2015 | 07:13 WIB

Di Depan Bos IMF, BI Klaim Keadaan Indonesia Lebih Baik

Di Depan Bos IMF, BI Klaim Keadaan Indonesia Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 12:47 WIB

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 18:10 WIB

Terkini

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×