Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Ini 5 Kebiasaan Keuangan Buruk yang Buat Generasi 90-an Bangkrut

Angelina Donna

Jum'at, 25 September 2015 | 07:53 WIB
Ini 5 Kebiasaan Keuangan Buruk yang Buat Generasi 90-an Bangkrut
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kalau kamu termasuk generasi muda, maka kamu harus memperhatikan beberapa kebiasaan yang kami jelaskan di bawah ini. Sebab kamu adalah generasi yang sangat terpengaruh dengan apa yang kamu lihat, dengar, atau bicarakan dengan teman-teman terdekat kamu. Maaf, tapi sepertinya generasi kalian menjadi eksis ketika memiliki barang-barang yang sejenis dengan punya sahabat-sahabat kamu. Teman kamu punya iPhone, sepertinya kamu pun harus segera memiliki iPhone supaya bisa eksis bersama mereka.

Sudah, kita langsung masuk saja ke beberapa kebiasaan yang dapat membuat kantong kamu jebol, bahkan sebelum waktunya kamu kehabisan uang.

1.Beli Gadget Tipe Terbaru Terus

Sudah punya smartphone, masih mau membeli tablet. Padahal laptop yang baru dibeli lebih banyak nganggurnya. Lihat teman yang keren pakai smartwatch, jadi mau beli juga di online shop langganan. Terpukau dengan penjelasan teman karena smartwatch itu bisa dipakai sebagai sports tracker, terutama saat lari. Padahal lari sebulan sekali saja belum tentu. Ayo, berhenti memikirkan hal ini, lihat realitanya kalau harga barang-barang tersebut sangat mahal dan sangat sayang dibeli kalau ujung-ujungnya tidak dipakai.

2.Nongkrong di Kafe Terus

Nongkrong, ngobrol-ngobrol saja harus di coffee shop, rapat bisnis atau pekerjaan juga di kafe, lagi bosan sendirian kaburnya juga ke kafe. Gerai yang satu ini seakan tidak ada habisnya untuk kamu kunjungi. Hampir semua kegiatan kamu berlangsung di sana. Ibaratnya, tempat tersebut adalah tempat pelarian yang kalau dilakukan terus menerus tanpa bisa dikontrol bisa menghabiskan uang. Jadi, jangan sering-sering ke sana ya!

3.Kecanduan Belanja Online

Belanja online memang enak, tapi hati-hati kalau sudah kecanduan. Uang kamu bisa ikut tersedot habis ke sana. Padahal, barang-barang yang dibeli di sana sebenarnya tidak murah-murah amat. Memang, dengan membeli di toko online, kita bisa dengan mudah membandingkan harga yang ada di situs lain secara mudah. Tapi kalau kita melakukannya tanpa melakukan pembatasan, itu namanya sudah pemborosan

4.Pakai Kartu Kredit

Banyak generasi muda pada sedang dalam fase masuk sebagai karyawan baru. Sudah punya gaji, namun ingin memiliki banyak hal. Sayangnya, gaji belum terlalu besar, dan keinginan tersebut mesti ditahan. Banyak dari mereka yang mencari jalan pintas dengan menggunakan kartu kredit dan menggunakannya untuk belanja berbagai macam barang. Padahal, memakai kartu kredit adalah mengutang kepada bank. Kalau alat itu dipakai secara sembarangan, bukan manfaat yang didapat, justru malah masalah yang datang.

5.Terlalu Banyak Ikut Acara Supaya Eksis

Salah satu contoh acaranya adalah lomba lari 5K, 10K, Half Marathon, dan seterusnya. Olahraga yang satu ini memang sedang mendapat tempat di hati di tengah masyarakat. Tidak hanya generasi tua, generasi muda sedang minat-minatnya dengan olahraga lari. Di mana, generasi muda yang terjangkiti terutama adalah mereka yang baru saja mendapat pekerjaan pasca lulus dari kampus. Apalagi lomba-lomba lari ini terus menawarkan pengalaman-pengalaman yang baru dan berbeda. Misalnya lari dengan disemprot cat warna-warni seperti The Color Run Jakarta, lari di malam hari, Electro Run, dan lain sebagainya yang tidak murah.

Lalu, di mana letak masalahnya? Berada di kocek yang harus dirogoh untuk mengikuti acara tersebut. Untuk sebuah event, tidak pernah harga tiketnya kurang dari Rp200 ribu. Dan sebagian besar memang berkisar di angka ratusan ribu rupiah, itupun belum termasuk biaya jajan dan belanja sepatu kalau belum memilikinya. Padahal, sesungguhnya olahraga satu ini sangat mudah dan murah untuk dilakukan. Cukup modal sepatu olahraga saja. Kita sudah bisa lari di mana saja dan kapan saja. Mau di kompleks tempat tinggal, taman kota, lapangan alun-alun, dan berbagai tempat lainnya.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

7 Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Salah Pada Usia 20-an

 Perjanjian Pra-Nikah, Apa Saja yang Perlu Anda Ketahui?

 5 Cara Melakukan Negosiasi Dengan Wedding Organizer

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

×