Analis: Kunjungan Jokowi ke Timur Tengah Sia-sia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 28 September 2015 | 10:40 WIB
Analis: Kunjungan Jokowi ke Timur Tengah Sia-sia
Presiden Joko Widodo disambut oleh Raja Salman dari Arab Saudi saat tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Jumat (11/9) [Antara].

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah mengajak investor Timur Tengah, khususnya Uni Emirat Arab berinvestasi sejumlah proyek nasional. Namun itu dinilai aka sia-sia.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Gajah Mada, Tony Prasetiantono menjelaskan tidak ada sejarahnya Timur Tengah memberikan investasi besar ke Indonesia. Sementara Indonesia berharap banyak mereka mengucurkan dana.

"Pak Jokowi pergi ke Timur Tengah, dengan harapan mereka menaruh dana ke Indonesia. Tapi mana? Dan tidak ada pengalaman kita Timur Tengah itu kirim uang banyak ke Indonesia, itu nggak ada. Ya maaf itu agak sia – sia," nilai Tony saat berbincang dengan suara.com akhir pekan lalu.

Tony menjelaskan Timur Tengah pun mempunyai masalah di tengah pelambatan ekonomi global. Terutama harga minyak yang tengah jatuh sampi di kisaran 40 dolar AS perbarrel.

"Jadi kita membanyangkan punya banyak kesamaan, kita kirim haji banyak, umroh banyak, muslim terbesar di dunia, terus mereka kirim uang. Ternyata nggak seperti itu, mereka juga punya problem harga minyak dari 100 dolar AS perbarrel ke 40 dolar AS perbarrel. Indonesia maunya dalam jangka pendek tiba – tiba ada modal datang brek, terus rupiah menguat," kata dia.

Ajakan Jokowi agar investor Timur Tengah ini untuk menggenjot pembangunan di tengah pelemahan ekonomi. Sebab Indonesia perlu banyak uang untuk membangun itu. Hanya saja perlu banyak waktu agar asing bisa menanamkan dana ke Indonesia.

"Perbaikan struktur itu perlu waktu. Investor masuk perlu waktu, nggak seketika masuk banyak, terus kita menguat itu nggak bisa," jelas dia.

Sementara paket-paket kebijakan ekonomi yang sudah dikeluarkan Jokowi sudah tepat. Tony menyebut paket kebijakan itu bukan untuk jangka pendek.

"Obat yang jangka pendek untuk perbaiki ekonomi itu hampir nggak ada. Kecuali kalau kita negara besar, punya cadangan devisa yang besar 300 miliar dolar AS. Tapi kan cadangan devisa kita malah tinggal 100 miliar dolar AS. Memang sekarang ini kita harus berusaha meyakinkan investor untuk datang ke Indonesia. Tapi semuanya itu perlu waktu," tutupnya. (Wita Ayodhyaputri)

BERITA MENARIK LAINNYA:

Kisah Menyentuh Jaxon, Bayi yang Lahir dengan Kepala Separuh

Kim Jong-un dan Fidel Castro Terima Penghargaan Bintang Soekarno

Ini 10 Negara yang Paling Berbahaya Buat Perempuan

Jadi DPO, Farhat Ngaku Ada di Sini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tony Prasetiantono: Tak Mudah Ubah Struktur Ekonomi Indonesia

Tony Prasetiantono: Tak Mudah Ubah Struktur Ekonomi Indonesia

wawancara | Senin, 28 September 2015 | 07:00 WIB

Anjlok, Rupiah Mendekati Rp15.000 Perdolar AS

Anjlok, Rupiah Mendekati Rp15.000 Perdolar AS

Bisnis | Rabu, 23 September 2015 | 17:46 WIB

Presiden Cina: Tak Ada Dasar Lanjutkan Depresiasi Yuan

Presiden Cina: Tak Ada Dasar Lanjutkan Depresiasi Yuan

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 15:23 WIB

Tambah Devisa, Pemerintah Genjot LC Ekspor

Tambah Devisa, Pemerintah Genjot LC Ekspor

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 14:54 WIB

Perusahaan Manufaktur Jawa Tengah Mulai 'Goyang'

Perusahaan Manufaktur Jawa Tengah Mulai 'Goyang'

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 14:04 WIB

BPS: Sektor Pertanian Dorong Pertumbuhan Ekonomi

BPS: Sektor Pertanian Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 13:28 WIB

Terkini

Cara Mengecek Apakah Nomor HP Kita Terdaftar di Pinjol Tanpa Izin

Cara Mengecek Apakah Nomor HP Kita Terdaftar di Pinjol Tanpa Izin

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:20 WIB

IHSG Terus Rebound Mulai Bergerak ke Level 5.000

IHSG Terus Rebound Mulai Bergerak ke Level 5.000

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:19 WIB

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:18 WIB

Pengunjung Berdesakan Rebutan Masuk PN Jaktim Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo

Pengunjung Berdesakan Rebutan Masuk PN Jaktim Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:17 WIB

Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat

Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:16 WIB

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:06 WIB

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:01 WIB

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

×