Perusahaan Manufaktur Jawa Tengah Mulai 'Goyang'

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2015 | 14:04 WIB
Perusahaan Manufaktur Jawa Tengah Mulai 'Goyang'
Industri manufaktur. (Shutterstock)

Suara.com - Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menyatakan banyak perusahaan manufaktur yang kesulitan berproduksi. Ini di tengah pelemahan ekonomi nasional.

"Perusahaan manufaktur yang memiliki banyak karyawan dan 70-80 persen bahan bakunya masih impor sangat terpengaruh oleh penguatan dolar AS ini," kata Ketua Apindo Jateng Frans Kongi di Semarang, Selasa (22/9/2015).

Situasi ini mendorong kemungkinan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). Ada ribuan karyawan dalam satu perusahaan.

"Sebetulnya, PHK sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir ini. Kebanyakan yang melakukan PHK adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di sektor tekstil dan baja," katanya.

Dari data yang dicatat oleh Dinas Tenaga Kerja Jawa Tengah, jumlah karyawan yang di-PHK sebanyak 1.300 orang. Namun dari Apindo mencatat, karyawan yang menjadi korban PHK sudah mencapai lebih dari 2.000 orang.

"Penguatan dolar AS ini memberikan kerugian bagi sebagian pengusaha, jika kondisi terus-menerus seperti ini perusahaan bisa tutup," katanya.

Apindo juga mencatat sepanjang terjadinya penguatan dolar AS kali ini jumlah perusahaan yang tutup operasi sebanyak tiga perusahaan. Meski demikian, pihaknya enggan merinci nama-nama perusahaan tersebut. Jika dibandingkan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi tahun 1998, Frans mengatakan kondisinya sangat berbeda.

"Kalau dulu yang buruk hanya kondisi ekonomi Indonesia, jadi permintaan asing tetap masuk ke Indonesia. Sedangkan sekarang permintaan pasar asing juga turun karena pelemahan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di beberapa negara lain," katanya.

Bahkan Cina mulai mengurangi permintaan produksi dari Indonesia. Cina sebagai negara importir produk Indonesia terbesar.

"Mereka memilih untuk memproduksi sendiri kebutuhannya karena tidak mau impor. Ini salah satu langkah untuk mempertahankan diri," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Pemerintah segera mengambil langkah nyata terkait penguatan dolar AS terhadap mata uang rupiah tersebut.

"Salah satunya dalam penetapan UMP pada tahun 2016, harapannya tidak terlalu memberatkan perusahaan. Jika UMP terlalu tinggi akan memberatkan perusahaan, dengan begitu kami semakin kesulitan beroperasi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS: Sektor Pertanian Dorong Pertumbuhan Ekonomi

BPS: Sektor Pertanian Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 13:28 WIB

Alasan Menkeu Terbitkan Surat Utang

Alasan Menkeu Terbitkan Surat Utang

Bisnis | Senin, 21 September 2015 | 16:05 WIB

Sensus Ekonomi 2016 Telan Dana Rp3,4 Triliun

Sensus Ekonomi 2016 Telan Dana Rp3,4 Triliun

Bisnis | Senin, 14 September 2015 | 17:11 WIB

BPS Kembali Gelar Sensus Ekonomi 10 Tahunan

BPS Kembali Gelar Sensus Ekonomi 10 Tahunan

Bisnis | Senin, 14 September 2015 | 16:38 WIB

Inilah Daerah di Indonesia yang Tak Akan Alami Krisis Ekonomi

Inilah Daerah di Indonesia yang Tak Akan Alami Krisis Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 11 September 2015 | 06:03 WIB

Presiden Yakin Indonesia Mampu Hadapi Pelemahan Ekonomi Global

Presiden Yakin Indonesia Mampu Hadapi Pelemahan Ekonomi Global

Bisnis | Jum'at, 11 September 2015 | 01:13 WIB

Dibayangi Deflasi, Harga Komoditas di Cina Turun

Dibayangi Deflasi, Harga Komoditas di Cina Turun

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 11:15 WIB

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 13:22 WIB

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 18:10 WIB

Hindari Satpol PP, PKL Ikut "Long March" Buruh

Hindari Satpol PP, PKL Ikut "Long March" Buruh

News | Selasa, 01 September 2015 | 13:00 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Disadap LSP, Kasus Sama Dialami Raja Edward VIII Berakhir Turun Takhta

Presiden Prabowo Disadap LSP, Kasus Sama Dialami Raja Edward VIII Berakhir Turun Takhta

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:38 WIB

Profil Letjen Ariyo Windutomo, Sosok Kepercayaan Prabowo yang Gantikan Posisi Listyo Sigit

Profil Letjen Ariyo Windutomo, Sosok Kepercayaan Prabowo yang Gantikan Posisi Listyo Sigit

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:37 WIB

Ramalan Zodiak Paling Hoki 5 November 2026, Siapa Saja yang Hidupnya Mujur?

Ramalan Zodiak Paling Hoki 5 November 2026, Siapa Saja yang Hidupnya Mujur?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 09:36 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Ungkap Celah Keamanan Sistem LIMS

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Ungkap Celah Keamanan Sistem LIMS

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

Cegah Bentrok! Polisi Bagi Kuota 50:50 Pendukung Jokowi dan Roy Suryo di Sidang Ijazah Palsu

Cegah Bentrok! Polisi Bagi Kuota 50:50 Pendukung Jokowi dan Roy Suryo di Sidang Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:31 WIB

Striker Berpaspor Indonesia Lassana Doucoure Ketiban Untung, Klub Baru Promosi ke Liga Norwegia

Striker Berpaspor Indonesia Lassana Doucoure Ketiban Untung, Klub Baru Promosi ke Liga Norwegia

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 09:29 WIB

Cara Mengecek Apakah Nomor HP Kita Terdaftar di Pinjol Tanpa Izin

Cara Mengecek Apakah Nomor HP Kita Terdaftar di Pinjol Tanpa Izin

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:20 WIB

IHSG Terus Rebound Mulai Bergerak ke Level 5.000

IHSG Terus Rebound Mulai Bergerak ke Level 5.000

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:19 WIB

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:18 WIB

×