Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Freeport Mau Perpanjang Kontrak, Ini 3 Syarat yang Wajib Dipenuhi

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 13 Oktober 2015 | 16:42 WIB
Freeport Mau Perpanjang Kontrak, Ini 3 Syarat yang Wajib Dipenuhi
Kawasan Grasberg Mine milik PT. Freeport Indonesia (PTFI ) di Tembagapura, Mimika, Timika, Papua, Minggu (15/2). (Antara)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan PT Freeport Indonesia yang berada di Mimika, Papua sudah terlalu lama meraup keuntungan yang sangat besar di Indonesia.

Salah satunya dapat dilihat dari soal royalti. Dimana, Freeport sudah hampir 50 tahun melakukan kegiatan pertambangan hanya membayar royalti sebesar 1 persen ke pemerintah Indonesia.

"Ini kan kan sangat merugikan bagi Indonesia. Dia nambang emas di Indonesia, keuntungannya besar, tapi ini bayar royalti hanya 1 persen, ini tidak adil," kata Rizal saat rapat dengan Badan Anggaran, di Gedung DPR, Selasa (13/10/2015).

Dia menjelaskan, kecilnya royalti tersebut lantaran perilaku para pejabat yang tidak paham bagaimana cara melakukan negosiasi ke perusahaan tersebut. Bahkan dia menilai, banyak pejabat yang bisa di suap sehingga freeport dengan seenaknya mengeruk kekayaan Indonesia.

Oleh sebab itu, agar hal ini tidak terulang kembali, Ia pun mengajukan beberapa syarat untuk Freeport jika kontraknya ingin di perpanjang.

"Pertama Freeport itu harus bayar royalti 6 sampai 7 persen. Di negara lain saja ini diterapkan. Ini salah satu strategi kita di sektor ESDM," katanya.

Kedua, lanjut Rizal, Freeport selama ini tidak pernah memproses limbah yang dihasilkan dari operasi tambang mereka. Padagal limbah tersebut telah membuat kesehatan masyarakat terganggu.

"Ini mereka (Freeport) limbahnya main dibuang aja, nggak diolah dulu. Kalau di negara lain, tindakan mereka ini bisa dikenakan denda. Karena pejabat kita bisa disogok makanya didiamkan saja. Nah ini, jadi mereka harus memproses limbahnya supaya tidak mengganggu lingkungan," ungkapnya.

Ketiga, adalah soal investasi saham. Dia menyebut selama ini Freeport mencla-mencle dalam menjalankan divestasi. Padahal sebagaimana pemegang kontrak karya mereka punya kewajiban menjual sebagian sahamnya kepada pemerintah atau anak usaha perusahaan di Indonesia.

"Newmont aja mau kok dia enggak mau. Padahal kalau dia lakukan divestasi kan perusahaan BUMN bisa masuk kesana. Nah ini yang harus kita tekankan ke mereka. Kalau dipaksa mereka pasti mau, karena kalau enggak mereka kan yang rugi, Ini dia kita semua harus kompak," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Freeport di Papua Diperpanjang, Ini Perjanjiannya

Operasi Freeport di Papua Diperpanjang, Ini Perjanjiannya

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 21:24 WIB

Polisi Selidiki Perusakan Gudang Bahan Peledak Freeport

Polisi Selidiki Perusakan Gudang Bahan Peledak Freeport

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 19:19 WIB

Terkini

Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF

Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:49 WIB

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Harga Kedelai Mahal Gegara Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Rp2.000

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:41 WIB

Masih Menarikkah Investasi Saham BBCA? Tengok Strateginya

Masih Menarikkah Investasi Saham BBCA? Tengok Strateginya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:34 WIB

Daftar Saham Paling Laris Hari Ini: BBCA Transaksi Jumbo, BUMI Tembus Volume Besar

Daftar Saham Paling Laris Hari Ini: BBCA Transaksi Jumbo, BUMI Tembus Volume Besar

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:40 WIB

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:25 WIB

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB