Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Industri Pariwisata Indonesia Di Atas Asia

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2015 | 14:24 WIB
Industri Pariwisata Indonesia Di Atas Asia
Menteri Pariwisata, Arief Yahya (Puskompublik Kemenpar).

Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengklaim, bahwa saat ini sektor pariwisata di Indonesia sudah berada diatas beberapa negara di Asia. Pasalnya, promosi wisata Indonesia ke seluruh dunia sudah membuahkan hasil. Selain wisatawan mancanegara yang meningkat, tetapi branding Indonesia sudah mampu mengalahkan Thailand dan Malaysia.

"Ternyata, branding kita ini ternyata sangat kuat. Kita kan pakai konsep Wonderful Indonesia, ini bisa mengalahkan Visit Malaysia dan Amazing Thailand. Terus ranking branding kita sudah lebih tinggi indikatornya dari World Economic Forum, sebagau bukti kita mengalahkan Malaysia dan Thailand. Itu bukti kita sudag sangat bagsu," kata Arie saat menggelar acara Rakornas Kementerian Pariwisata di Hotel Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Menurutnya, dengan melihat kondisi tersebut, hal ini bisa menjadi modal utama bagi Indonesia untuk meningkatkan industri pariwisata di Indonesia menjadi lebih baik lagi. Pasalnya, pariwisata ini telah menjadi penyumbang devisa yang besar.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Indonesia pada 2019 mencapai 20 juta orang. Untuk mewujudkan hal tersebut, Arief berjanji akan terus mengembangkan destinasi wisata di Indonesia. "Ada 10 rencananya pengembangan destinasi wisata. Jadi enggak selalu Bali. Bali sudah penuh. Teruds kami juga akan undang penulis nasional dan internasional untuk menulis berbagai cerita tentang kawasan wisata, misalnya tentang mitos atau legenda dari suatu wilayah," tegasnya.

Dengan cara tersebut, Arief meyakini jika dalam empat hingga lima tahun kedepan sektor pariwisata dapat mengalajkan sektor migas dan CPO sebagai penyumbang devisa terbanyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Segera Digelar "Indonesia Tourism and Creative Economy Fair"

Segera Digelar "Indonesia Tourism and Creative Economy Fair"

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2015 | 19:14 WIB

Pelambatan Ekonomi, Kunjungan Turis ke Indonesia Naik

Pelambatan Ekonomi, Kunjungan Turis ke Indonesia Naik

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 15:41 WIB

Indonesia-Malaysia Bersaing Rebut Predikat Destinasi Halal Dunia

Indonesia-Malaysia Bersaing Rebut Predikat Destinasi Halal Dunia

Lifestyle | Rabu, 30 September 2015 | 12:10 WIB

Devisa Negara Ditarget 20 Miliar Dolar AS, Pariwisata Digenjot

Devisa Negara Ditarget 20 Miliar Dolar AS, Pariwisata Digenjot

Bisnis | Senin, 14 September 2015 | 17:02 WIB

Trik Menko Rizal Tambah Pemasukan Devisa dari Pariwisata

Trik Menko Rizal Tambah Pemasukan Devisa dari Pariwisata

Bisnis | Senin, 14 September 2015 | 13:27 WIB

Bima Arya Optimis Pariwisata Kota Bogor Terbuka Lebar

Bima Arya Optimis Pariwisata Kota Bogor Terbuka Lebar

Lifestyle | Selasa, 08 September 2015 | 05:12 WIB

Jakarta Jadi Tuan Rumah PATA Travel Mart 2016

Jakarta Jadi Tuan Rumah PATA Travel Mart 2016

Lifestyle | Selasa, 01 September 2015 | 18:04 WIB

Hidangan Laut yang Wajib Dicoba di Selandia Baru

Hidangan Laut yang Wajib Dicoba di Selandia Baru

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2015 | 15:31 WIB

Pariwisata Jakarta Bisa Sumbang Devisa Rp276 Triliun

Pariwisata Jakarta Bisa Sumbang Devisa Rp276 Triliun

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2015 | 15:09 WIB

Rakor Perdana, Rizal Ramli Bahas Sektor Pariwisata

Rakor Perdana, Rizal Ramli Bahas Sektor Pariwisata

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 21:40 WIB

Terkini

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB