Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Trik Menko Rizal Tambah Pemasukan Devisa dari Pariwisata

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 14 September 2015 | 13:27 WIB
Trik Menko Rizal Tambah Pemasukan Devisa dari Pariwisata
Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli berencana akan meningkatkan turis yang datang ke Indonesia. Menurutnya, semakin besar turis yang datang ke Indonesia dapat meningkatkan devisa negara.

"Saat ini kita turis yang datang baru sekitar 10 juta wisatawan. Nah tadi hasil rapatnya kita mau tingkatkan menjadi 20 juta wisatawan dalam lima tahun. Dengan demikian devisa kita akan bertambah," kata Rizal saat ditemui usai Rapat Koordinasi di kantornya, Senin (14/9/2015).

Untuk mewujudkannya, Rizal mengaku telah mengatur beberapa strategi. Salah satunya adalah dengan menambah negara-negara penerima fasilitas bebas visa.

"Ini merupakan cara yang paling tepat untuk menambah cadangan devisa kita juga. Tapi, kita seleksi lagi negara-negara ini. Kalau negara yang aktif dalam kejahatan narkotika dan aktif dalam ekport ideolegi kekerasan garis keras ini pasti akan kita coret. Karena kita nggak mau kalau Indonesia menjadi negara yang ada pertentangan ideologi garis keras. Itu strategi yang pertama," katanya.

Rizal juga akan mengembangkan daerah-daerah yang memiliki pariwisata yang sangat baik, namun belum dikenal. Ada sekitar 222 daerah yang akan dikembangkan. Namun untuk tahun ini, pihaknya akan fokus kepada 10 daerah terlebih dahulu.

"Ada 222 lokasi yang minta pada menteri pariwisata yang minta dikembangkan. Kami tadi rapat kita putuskan untuk fokus dulu di 10 lokasi wisata yang paling potensial meningkatkan jumlah turis. Yang lain tentu akan kita kembangkan juga. Tetapi kita fokus dulu ke 10 ini akan kita konsen dalam menciptakan dan meningkatkan turisme. Contohnya di Danau Toba, Bromo, Labuan Bajo dan masih banyak lagi," ungkapnya.

Selain itu, untuk daerah wisata di Jakarta, Pihaknya akan memperbaiki dan mengembangkan Pulau Seribu agar menjadi destinasi wisata yang menarik.

"Sebagian besar wisman yang datang ke Indonesia itu ke Jakarta. Jadi kita akan kembangkan pulau seribu untuk menjadi destinasi wisata," tuturnya.

Hari ini, Rizal Ramli memanggil tiga menteri kabinet kerja Jokowi-JK di kantornya untuk menggelar rapat koordinasi. Menteri-menteri tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Selain para menteri, rakor yang dimulai pada pukul 10.00, juga dihadiri oleh Presiden Direktur Airnav Indonesia Bambang Tjahjono dan Kasal Ade Supandi. Rizal akan membahas mengenai sektor penerbangan dan sektor pariwisata. Rapat berlangsung tertutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Rizal Undang Tiga Menteri Bahas Pariwisata dan Penerbangan

Menko Rizal Undang Tiga Menteri Bahas Pariwisata dan Penerbangan

News | Senin, 14 September 2015 | 11:51 WIB

Ini Penjelasan Pertamina soal Tudingan KKN Menko Rizal

Ini Penjelasan Pertamina soal Tudingan KKN Menko Rizal

Bisnis | Jum'at, 11 September 2015 | 15:34 WIB

Rizal Ramli Tuding Dua Proyek Pertamina Sarat Korupsi

Rizal Ramli Tuding Dua Proyek Pertamina Sarat Korupsi

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 12:52 WIB

Diminta Jangan Bikin Gaduh, Rizal Ramli: Itu Pikiran Kolot!

Diminta Jangan Bikin Gaduh, Rizal Ramli: Itu Pikiran Kolot!

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 11:31 WIB

Rizal Ramli: Pembangunan Pipa Gas Sangat Mendesak

Rizal Ramli: Pembangunan Pipa Gas Sangat Mendesak

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 06:19 WIB

Dirut PLN Akan Temui Rizal Ramli Bahas Mafia Token

Dirut PLN Akan Temui Rizal Ramli Bahas Mafia Token

News | Selasa, 08 September 2015 | 17:11 WIB

JK: Rizal Ramli Tidak Usah Ngomong-ngomong Lagi Deh

JK: Rizal Ramli Tidak Usah Ngomong-ngomong Lagi Deh

Bisnis | Selasa, 08 September 2015 | 15:01 WIB

Bima Arya Optimis Pariwisata Kota Bogor Terbuka Lebar

Bima Arya Optimis Pariwisata Kota Bogor Terbuka Lebar

Lifestyle | Selasa, 08 September 2015 | 05:12 WIB

Menteri ESDM Tak Hadir Rapat Proyek Listrik di Kantor Rizal Ramli

Menteri ESDM Tak Hadir Rapat Proyek Listrik di Kantor Rizal Ramli

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 15:07 WIB

Menko Rizal Usul Revisi Proyek Listrik 35 Ribu MW Jadi 16 Ribu MW

Menko Rizal Usul Revisi Proyek Listrik 35 Ribu MW Jadi 16 Ribu MW

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 14:30 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×