Devisa Negara Ditarget 20 Miliar Dolar AS, Pariwisata Digenjot

Senin, 14 September 2015 | 17:02 WIB
Devisa Negara Ditarget 20 Miliar Dolar AS, Pariwisata Digenjot
Kepulauan Seribu (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar. Sayangnya, pengembangan di sektor ini masih minim.

"Kalau banyak turis yang datang ke Indonesia, devisa negara saya yakin akan meningkat. Saat ini penerimaan devisa Indonesia sekitar 10 miliar dolar AS. Ini sangat rendah dibandingkan negara-negara Eropa seperti Yunani, Italia dan Spanyol. Makanya, kalau pariwisata diperbaiki saat ini, dalam lima tahun ke depan devisa negara kita kami targetkan harus menjadi 20 miliar dolar AS,” kata Rizal di Jakarta, Senin (14/9/2015).

Rizal menambahkan jika pariwisata dikembangkan secara maksimal, akan mendorong perekonomian karena penerimaan devisa negara akan meningkat seiring dengan meningkatnya wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

Selain itu, lanjut Rizal, pariwisata akan menciptakan tenaga kerja. Ia memprediksi jumlah tenaga kerja di bidang wisata akan naik dari tiga juta orang menjadi tujuh juta orang dalam lima tahun.

"Hanya butuh 3.000 dolar AS per pekerjaan. Kalau sektor lain itu bisa 50 ribu dolar AS hingga 100 ribu dolar per job. Makanya ini sebuah kesempatan bagi Indonesia dalam perbaikan ekonomi di masyarakat," katanya.

Untuk membantu mendorong kunjungan wisatawan asing, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari menambah negara penerima fasilitas bebas visa untuk masuk ke Indonesia serta mengembangkan 222 kawasan pengembangan pariwisata nasional.

"Tapi tadi rapat, kami putuskan akan fokus dulu di 10 lokasi wisata yang paling potensial untuk meningkatkan jumlah turis," katanya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menambahkan kesepuluh daerah tersebut yaitu Danau Toba, Gunung Bromo, Mandalika (NTB), Morotai (Maluku), Tanjung Lesung (Banten), Labuan Bajo, Flores (NTT), Kepulauan Seribu (Jakarta), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Belitung, dan Yogyakarta.

Basuki menjelaskan perbaikan dan pembangunan pariwisata di 10 daerah tersebut akan terfokus pada perbaikan jalan, kawasan wisata dan air minum. Hal ini dilakukan agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekitar dan wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

“Ya pembangunannya itu kawasannya akan kita perbaiki, pembangunan jalan agar mempermudah akomodasinya dan fasilitas air minum yang bersih dan memadai. Ini jadi fokus kita di 2016. Bukan berarti daerah lain akan dilupakan. Ada 25 daerah sebenarnya, tapi fokus dulu di 10 daerah ini,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI