Penguatan Rupiah Dorong Masuknya Investasi Asing

Adhitya Himawan Suara.Com
Jum'at, 30 Oktober 2015 | 15:11 WIB
Penguatan Rupiah Dorong Masuknya Investasi Asing
Menguatnya Rupiah akan mendorong masuknya investasi asing

Suara.com - Pengamat ekonomi dari BNI, Ryan Kiryanto mengatakan, penguatan nilai tukar rupiah terjadi pada awal Oktober 2015 diharapkan mendorong masuknya investor ataupun aliran modal ke pasar keuangan Indonesia.

Selanjutnya, berdampak pada penguatan rupiah sebesar 9,3 persen (point to poin 13 Oktober terhadap akhir September), kata Ryan Kiryanto di hadapan puluhan wartawan se Sumatera bagian Selatan (Sumsel, Bengkulu, Lampung dan Bangka-Belitung) peserta pelatihan wartawan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Dikemukakannya, Bank Indonesia (BI) terus memperkuat upaya stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya, sehingga dapat mendukung terjaganya stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.

Dijelaskannya, nilai tukar menguat setelah mengalami tekanan depresiasi di bulan September 2015. Penguatan nilai tukar rupiah tersebut terjadi di awal Oktober 2015.

Sementara, terkait dengan perkembangan ekonomi global, menurut Ryan Kiryanto bahwa pemulihan ekonomi global masih terbatas, sedangkan tekanan di pasar keuangn global sudah mulai mereda.

Tentunya pemulihan ekonomi global tersebut terutama bersumber dari masih terbatasnya pertumbuhan ekonomi "emerging markets", khususnya Tiongkok yang diperkirakn terus melambat.

Hal itu antara lain tercermin dari indikator manufaktur Tiongkok yang menurun disertai dengan ekspor masih lemah.

Di sisi lain, kata dia, pertumbuhan ekonomi negara maju membaik, meskipun masih belum solid.

Pemulihan ekonomi Amerika Serikat masih rentan, tercermin dari indikator ketenagakerjaan yang masih lemah. Melemahnya indikator ketenagakerjaan AS dan rilis minutes FOMC September 2015 yang cenderung dovish menguatkan kembali perkiraan penundaan kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) di AS.

Sementara, pertumbuhan ekonomi di Eropa diperkirakan terus membaik, di topangoleh kuatnya permintaan domestik dan sektor manuaktur yang ekspansif.

Ia menambahkan, pemulihan ekonomi global yang masih terbatas berdampak pada harga komoditas internsional masih terus menurun. Sejalan dengan penundaan kenikan FFR, tekanan di pasar keuangan global pada awal Oktober 2015 mulai mereda mendorong arus modal potofolio asing ke "emeging markets" termasuk Indonesia. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI