Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Pengesahan RAPBN 2016 di DPR Masih Berlangsung Alot

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 17:54 WIB
Pengesahan RAPBN 2016 di DPR Masih Berlangsung Alot
Sidang Paripurna DPR Hari Ini Bahas RAPBN 2016

Suara.com - Pengesahan Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 yang dibahas dalam sidang paripurna hari ini berlangsung alot. Dimana masih ada tarik-menarik dari salah satu fraks yakni, Gerindra yang menolak pengesahan RAPBN 2016.

Ramson Siagian anggota komisi VII dari fraksi Gerindra meminta kepada pimpinan DPR untuk menunda sidang sementara waktu atau diskor, agar para anggota dewan dapat melakukan diskusi terlebih dahulu dengan pemerintah.

"Interupsi pimpinan. Saya minta diskors dulu pimpinan. Biar kita bisa berdiskusi dulu dengan pak Menkeu. Ini banyak yang tidak masuk akal soal anggaran. Terutama soal subsidi BBM, masa rakyat yang harus menangung subsidi dan kerugian pertamina, ini kan sangat tidak masuk akal. Saya minta diskors dulu, saya mau berdebat dulu sama pak Menkeu," kata Ramson, dalam sidang paripurna di gedung DPR, Jumat (30/10/2015).

Sementara itu, pihaknya juga mempertanyakan dasar perhitungan asumsi Indonesia Crude Price (ICP_ dalam RAPBN 2016 sebesar 50 dolar AS per barel. "Ini juga soal harga minyak, kan harga minyak anjlok sampai 40 dolar AS per barel ini harus di cermati, kenapa harga BBM masih mahal, apalagi kemarin solar hanya turun Rp200 per litter ini sangat tidak masuk akal. Jadi ini saya minta untuk di kaji kembali," tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, fraksi dari PDIP dan Golkar meminta agar pimpinan DPR untuk segera mengambil keputusan untuk menyetujui anggaran tersebut.

"Pimpinan, begini saja. Segera ambil keputusan. Biar tidak terjadi perdebatan dan saling tidak menghormati. Kita hargai yang belum bisa menyepakati keseluruhan, tapi kan sudah memberikan catatan, nah ini yang kita perhatikan," kata salah satu anggota dari Fraksi PDIP.

 Hal senada juga diungkapkan oleh oleh Bambang Soesatyo dari fraksi Golkar yang meminta kepada pimpinan DPR untuk segera mensahkan RAPBN 2016.

"Sudah disahkan saja. Para fraksi kan sudah memberikan tanggapannya. Jangan diulur terus," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Fraksi Balkon" Pro Gerindra Teriak-teriak Tolak RAPBN Jadi UU

"Fraksi Balkon" Pro Gerindra Teriak-teriak Tolak RAPBN Jadi UU

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 17:32 WIB

Jokowi Lobi Prabowo Lewat Menkeu

Jokowi Lobi Prabowo Lewat Menkeu

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 16:52 WIB

Gerindra Tolak RAPBN 2016, Ruhut: Bila Prabowo Menang, Lain Lagi

Gerindra Tolak RAPBN 2016, Ruhut: Bila Prabowo Menang, Lain Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 14:55 WIB

Diskors 2 jam, DPR Janji Akan Sahkan RAPBN 2016

Diskors 2 jam, DPR Janji Akan Sahkan RAPBN 2016

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 14:32 WIB

Agar Efisien, PMN Harus Via Persetujuan DPR

Agar Efisien, PMN Harus Via Persetujuan DPR

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 13:51 WIB

Menkeu Persilakan DPR Tolak PMN BUMN

Menkeu Persilakan DPR Tolak PMN BUMN

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 11:10 WIB

Ini Alasan Gerindra Ngotot Tolak Bahas RAPBN 2016

Ini Alasan Gerindra Ngotot Tolak Bahas RAPBN 2016

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 20:03 WIB

9 Fraksi Setuju Pembahasan RAPBN 2016 Dengan Pemerintah

9 Fraksi Setuju Pembahasan RAPBN 2016 Dengan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 19:31 WIB

Pengamat : RAPBN 2016 Tak Mungkin Ditolak!

Pengamat : RAPBN 2016 Tak Mungkin Ditolak!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 14:06 WIB

DPR Berharap Pembahasan RAPBN 2016 Bisa Selesai Hari Ini

DPR Berharap Pembahasan RAPBN 2016 Bisa Selesai Hari Ini

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 10:39 WIB

Terkini

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB