Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Fintech Indonesia Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 13 November 2015 | 04:04 WIB
Fintech Indonesia Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan
Ilustrasi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (13/5). (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Asosiasi perusahaan teknologi keuangan Fintech Indonesia menndorong pemerintah meningkatkan inklusi keuangan. Sebab Inklusi keuangan di Indonesia masih rendah.

"Kami ingin mendorong masyarakat yang belum memiliki rekening bank ke arah sektor perbankan, seperti e-wallet yang didorong pemerintah," ujar salah satu pendiri FinTech Indonesia Thong Sennelius di Jakarta, Kamis (12/11/2015) malam.

Asosiasi tersebut membantu inklusi keuangan dengan produk berbasis teknologi tanpa harus ke bank untuk menarik masyarakat ke dalam sistem keuangan terlebih dulu. Inklusi keuangan melalui teknologi keuangan bisa membantu pembangunan ekonomi masyarakat luas melalui tabungan, investasi dan produk-produk keuangan mikro.

Indonesia saat ini masih memiliki tantangan dalam mendorong masyarakat yang bankable. Tetapi tidak memiliki rekening bank karena jumlahnya lebih dari 60 persen.

"Pada tahun 2014 hanya sekitar 36 persen warga Indonesia berusia 15 tahun ke atas yang tercatat memiliki rekening bank. Angka ini paling rendah di kawasan Asia Timur dan Pasifik," kata dia.

Selain mendorong inklusi keuangan, ia mengatakan FinTech Indonesia bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengakomodasi kebutuhan berbagai bisnis, diantaranya korporat, UKM, bisnis perorangan dan konsumen.

Perluasan akses dan ragam pembayaran daring, kata Thong, mempermudah transaksi dan mendorong perkembangan bisnis. Penerapan teknologi dalam sistem keuangan, ujar dia, juga menghemat pengeluaran dalam transaksi karena mengurangi biaya administrasi. Sementara Bank Dunia memperkirakan pada 2015 terdapat sekitar dua miliar orang yang belum memiliki rekening bank.

Sedangkan menurut laporan penggunaan layanan keuangan yang terjangkau lapisan masyarakat bawah, Indonesia berada di peringkat 13 dari 21 negara berdasaran parameter komitmen negara dalam kebijakan inklusi keuangan, kapasitas mobile, lingkungan kebijakan dan tingkat adopsi layanan keuangan tradisional dan digital. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK: Pertumbuhan Bank Syariah Tak Pernah Di Atas 5 Persen

OJK: Pertumbuhan Bank Syariah Tak Pernah Di Atas 5 Persen

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 15:25 WIB

Kapitalisasi Saham BRI Tembus 263,9 Triliun

Kapitalisasi Saham BRI Tembus 263,9 Triliun

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 09:04 WIB

Setelah Sempat Menguat Tajam, Dolar AS Kembali Turun

Setelah Sempat Menguat Tajam, Dolar AS Kembali Turun

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 06:28 WIB

Kemenkeu Gandeng BRI Luncurkan Kartu Identitas Multifungsi

Kemenkeu Gandeng BRI Luncurkan Kartu Identitas Multifungsi

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 14:06 WIB

Bank CIMB Niaga Perkenalkan Tabungan Haji Junior

Bank CIMB Niaga Perkenalkan Tabungan Haji Junior

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 11:28 WIB

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 53 Poin

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 53 Poin

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 10:05 WIB

Kenaikan Suku Bunga The Fed Lebih Awal Berisiko Lebih Besar

Kenaikan Suku Bunga The Fed Lebih Awal Berisiko Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 06:30 WIB

Pertamina dan Bank Mandiri Join Implementasikan Cashless Payment

Pertamina dan Bank Mandiri Join Implementasikan Cashless Payment

Press Release | Selasa, 10 November 2015 | 14:05 WIB

12 Tahun Go Public, Kinerja BRI Terus Tumbuh

12 Tahun Go Public, Kinerja BRI Terus Tumbuh

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 11:15 WIB

BRI Rayakan 12 Tahun Jadi Perusahaan Terbuka Pagi Tadi

BRI Rayakan 12 Tahun Jadi Perusahaan Terbuka Pagi Tadi

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 11:05 WIB

Terkini

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

×