Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Program Hiburan dan Serial Terbanyak Menyerap Belanja Iklan TV

Adhitya Himawan

Sabtu, 21 November 2015 | 15:32 WIB
Program Hiburan dan Serial Terbanyak Menyerap Belanja Iklan TV
Televisi [shutterstock_88167571]

Suara.com - Pertumbuhan belanja iklan di kuartal tiga tahun ini masih menunjukkan tren positif dengan nilai pertumbuhan sebesar 3% untuk total TV dan media cetak. Secara keseluruhan, sepanjang semester pertama 2015 total belanja iklan meningkat sebesar 4%. Demikian menurut data Nielsen Advertising Information Services.

“Dibandingkan dengan tahun 2014, tahun ini memang terjadi penurunan belanja iklan yang signifikan  pada kuartal ke dua, dari 12% menjadi 6%. Kampanye pemilihan presiden menjadi faktor pembeda yang sangat kuat, dimana tahun lalu kampanye politik merupakan pendorong utama pertumbuhan belanja iklan. Namun pada kuartal ketiga tahun ini kami melihat tanda-tanda pemulihan belanja iklan,” tutur Hellen Katherina, Direktur Media, Nielsen Indonesia dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (18/11/2015).

Dari sisi kategori produk, sepanjang Januari-September 2015 kategori Pemerintahan dan Organisasi Politik memberikan kontribusi yang paling tinggi untuk nilai belanja iklan yaitu Rp4,6 Triliun, walaupun pertumbuhannya menurun 15%. Di urutan berikutnya pada periode yang sama adalah Produk Perawatan Rambut dengan total belanja iklan sebesar  Rp3,4 Triliun. Adapun beberapa kategori utama yang mendorong pertumbuhan diantaranya adalah Layanan Online yang tumbuh 50% menjadi Rp2,3 Triliun sepanjang Januari-September 2015, Susu Pertumbuhan yang tumbuh sebesar 44% menjadi Rp2,1 Triliun, serta Rokok Kretek yang belanja iklannya meningkat sebesar 30% menjadi Rp3,3 Triliun.

Sementara itu jika dilihat dari merek-merek yang beriklan baik di TV maupun media cetak, dua merek mi instan terbesar yaitu Indomie dan Mie Sedaap menjadi kontributor tertinggi dengan total belanja iklan masing-masing sebesar Rp723 Miliar dan Rp571 Miliar. Berada di bawah dua merek tersebut, Traveloka turut menjadi kontributor belanja iklan utama dengan nilai Rp547 Miliar. Traveloka juga menjadi merek yang menunjukkan pertumbuhan belanja iklan yang tinggi yaitu sebesar 702% hingga akhir September. Selain Traveloka, dari kategori Layanan Online, Tokopedia memberikan pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu sebesar 1582% menjadi Rp355,7 Miliar untuk periode Januari-September 2015. Dengan nilai tersebut, Tokopedia menduduki urutan 9 dalam daftar merek-merek yang paling banyak beriklan di TV dan media cetak.

Jika dilihat dari jenis medianya, pertumbuhan belanja iklan di periode Januari-September 2015 lebih didorong oleh pergerakan yang positif di TV yaitu secara agregat meningkat sebesar 8%. Adapun sebaliknya media cetak menunjukkan penurunan, dimana belanja iklan koran turun sebesar -6% dan majalah turun sebesar -13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hiburan dan Serial Serap Belanja Iklan Tertinggi

Dibandingkan dengan kuartal tiga tahun lalu, di kuartal ketiga tahun ini belanja iklan TV menunjukkan pergerakan positif sebesar  6% yaitu menjadi sebesar Rp20,9 Triliun dari sebelumnya Rp19,7 Triliun. Untuk periode sepanjang Januari-September, belanja iklan tumbuh sebesar 8% menjadi Rp62 Triliun.

Nilai belanja iklan di periode tersebut sebagian besar diserap oleh program Entertainment/Hiburan dan Series/Serial yaitu dengan proporsi masing-masing sebesar 23% dan 22%, atau hampir separuh dari keseluruhan belanja iklan TV. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, program Hiburan secara konsisten menjadi program dengan total nilai belanja iklan terbesar dibandingkan program lainnya, selain itu proporsinya meningkat dari sebelumnya 20%. Program Serial menunjukkan peningkatan proporsi belanja iklan yang lebih jelas karena di tahun sebelumnya hanya menyerap 17% dari total belanja iklan di TV.

Produk Apakah yang Banyak Beriklan di Program-Program Hiburan dan Serial?

Untuk program Hiburan, porsi yang paling besar adalah acara Variety Show yang ditayangkan sebanyak 3.664 jam di sepanjang Januari-September 2015, disusul oleh program Talk Show dengan durasi tayang total 2.645 jam. Namun, jika dilihat dari pertumbuhan belanja iklannya, program Talent Search atau ajang pencarian bakat dengan durasi tayang total 2.341 jam berhasil meningkatkan nilai belanja iklannya hingga 157%.

Dalam urutan 10 acara Talent Search yang terbanyak ditonton, sebagian besar didominasi oleh episode-episode dari D’Academy, dengan Mie Sedaap sebagai pengiklan terbesar. Namun dari sisi jumlah merek, pengiklan terbanyak adalah dari produk rokok kretek.

Adapun untuk program Serial, durasi tayangnya sangat didominasi oleh program Serial Drama yaitu 9.708 jam di sepanjang Januari-September 2015. Jumlah durasi tayang Serial Drama tersebut mencakup 91% dari total durasi program Serial secara keseluruhan dan meningkat 25% dari total durasi tayang tahun sebelumnya. Nilai belanja iklan yang diserap oleh serial Drama juga mengalami kenaikan sebesar 27%. Untuk Serial Drama, Indomie adalah pengiklan terbesar.

Pada genre ini, kelas sosial ekonomi Upper memiliki kecenderungan yang berbeda dengan kelas sosial ekonomi Middle-Lower. Upper lebih banyak menonton Serial Drama dari India dan Turki, sementara pemirsa dari kelas sosial Middle-Lower cenderung lebih banyak menonton Serial Drama lokal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

TV 98 Inci Rp39 Juta Meluncur! Xiaomi Bawa QD-Mini LED dan Gaming 288Hz

TV 98 Inci Rp39 Juta Meluncur! Xiaomi Bawa QD-Mini LED dan Gaming 288Hz

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!

Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Paradoks Belanja Iklan Rp60 Triliun: Pesta Pora Korporasi dan Senjakala Media Massa

Paradoks Belanja Iklan Rp60 Triliun: Pesta Pora Korporasi dan Senjakala Media Massa

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:35 WIB

Merasa Butuh Membeli Sesuatu? Bisa Jadi Kamu Cuma Terpengaruh Algoritma

Merasa Butuh Membeli Sesuatu? Bisa Jadi Kamu Cuma Terpengaruh Algoritma

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:40 WIB

Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki

Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:40 WIB

5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android agar Lebih Nyaman dan Bebas Gangguan

5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android agar Lebih Nyaman dan Bebas Gangguan

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:15 WIB

Fenomena Pernikahan Artis di TV dan Prioritas yang Patut Dipertanyakan

Fenomena Pernikahan Artis di TV dan Prioritas yang Patut Dipertanyakan

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:16 WIB

Kembali Beraktivitas, Kim Soo Hyun Gabung Proyek Iklan untuk Merek Filipina

Kembali Beraktivitas, Kim Soo Hyun Gabung Proyek Iklan untuk Merek Filipina

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium

5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×