Kualitas Infrastruktur Indonesia Tidak Mendukung Investasi

Adhitya Himawan

Senin, 23 November 2015 | 11:58 WIB
Kualitas Infrastruktur Indonesia Tidak Mendukung Investasi
Pembangunan Tol Cinere-Jagorawi Seksi II yang melintang antara Jalan Raya Bogor-Kukusan terus dikebut, dimana Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menargetkan pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi kedua selesai Februari 2015

Suara.com - Kualitas infrastruktur di Indonesia dinilai kurang mendukung pengembangan dunia investasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan per kapita masyarakat.

"Pola kebijakan kita berbeda dengan China (Tiongkok) yang sangat diminati investor internasional," kata ekonom dari Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Aryo Pratomo di Medan, Senin (23/11/2015).

Menurut Wahyu, kondisi Tiongkok tidak jauh berbeda dengan Indonesia sekitar 40 tahun lalu, karena sama-sama mengalami kemiskinan dan pengangguran.

Namun, pemimpin Tiongkok Deng Xiao Ping memiliki pemikiran maju sehingga membuat kebijakan untuk memperbaiki infrastruktur guna menarik minta investor.

"Mereka berpikir, tidak ada yang bisa merubah kesejahteraan di China kecuali investasi. Lalu mereka berpikir, bagaimana orang-orang yang berduit itu datang ke China," ucapnya.

Atas dasar pemikiran itu, pembuat kebijakan di Tiongkok mengambil keputusan dengan berutang untuk membangun seluruh infrastruktur yan dibutuhkan, mulai dari jalan, tol, kereta api, dermaga, dan fasilitas lainnya.

Namun, pemerintah Tiongkok memiliki kebijakan yang konsisten dalam menjaga pembangunan infrasruktur tersebut, sehingga negara itu mengalami kemajuan pesat.

"Kita terlebih dulu memiliki jalan tol dari China, tetapi China sekarang sudah memiliki jalan tol 30 ribu km lebih yang menghubungkan utara hingga selatan," tuturnya.

Kondisi terkini, kata dia meski utang Tiongkok cukup banyak, tetapi penduduknya mengalami kesejahteraan karena pendapatan per kapitanya tinggi.

Kebijakan yang diterapkan pemerintah Tiongkok juga coba dilakukan Indonesia pada masa orde baru dengan banyak mengambil utang ke lembaga keuangan dunia.

Konsep dan desain pembangunan infrastruktur untuk mendukung pengembangan perekonomian juga sudah disiapkan ekonom-ekonom Indonesia seperti Prof Widjojo Nitisastro.

Namun, Indonesia tidak memiliki konsistensi dalam menjaga pembangunan infrastruktur tersebut sehingga anggarannya banyak yang "bocor".

Kondisi itu diperparah dengan tidak adanya sanksi yang tegas bagi koruptor yang merusak rencana pembangunan nasional tersebut.

"Itu sudah dibuat Orde Baru, masalahnya kebocorannya tinggi. China memiliki sistem yang tegas, beda dengan kita. Di China, koruptor itu dihukum mati," tegas Wahyu.

Ia mengatakan, ketertarikan investasi sejalan dengan kondisi infrastruktur yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan usaha yang dijalankan.

Namun, Indonesia diuntungkan dengan sumber daya alam yang ada sehingga investor masih tertarik meski dengan kondisi infrastruktur yang "pas-pasan".

Tidak sedikit investor yang mau membangun sendiri infrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan menuju lokasi industri dan penyediaan energi listrik.

Namun sayangnya, kelebihan sumber daya tersebut tidak didukung dengan sikap dan kebijakan yang memberikan kemudahan dalam investasi.

"Infrastruktur kita jelek begini saja banyak yang mau investasi. Namun terkendala UU, swasta tidak diizinkan membangun listrik, mesti PLN yang membangunannya," kata Dosen Fakultas Ekonomi USU itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:23 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:03 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Terkini

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:57 WIB

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:55 WIB

Bagaimana Banjir Rob Memengaruhi Tubuh dan Kehidupan Perempuan Pesisir Demak?

Bagaimana Banjir Rob Memengaruhi Tubuh dan Kehidupan Perempuan Pesisir Demak?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:53 WIB

Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8

Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:50 WIB

Shio Anjing Cocok dengan Shio Babi? Ini Prediksi Hokinya dalam Keuangan dan Asmara

Shio Anjing Cocok dengan Shio Babi? Ini Prediksi Hokinya dalam Keuangan dan Asmara

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:50 WIB

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

×