Array

Sejak Awal, Target Penerimaan Pajak 2015 Dinilai Tidak Realistis

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 29 Desember 2015 | 17:18 WIB
Sejak Awal, Target Penerimaan Pajak 2015 Dinilai Tidak Realistis
Sejumlah wajib pajak menunjukkan bukti pengambilan Tanda Nomor kendaraan Bermotor (TNKB) usai membayar pajak kendaraan bermotor (Antara)

Suara.com - Pengamat perpajakan dari Tax Center Universitas Indonesia, Darusalam, mengatakan pencapaian penerimaan pajak hingga November 2015 patut diapresiasi. Kegagalan mencapai target penerimaan pajak bukanlah kesalahan Direktorat Jenderal Pajak, melainkan target penerimaan pajak tahun ini yang memang tidak realistis.

"Dari sisi nominal, penerimaan perpajakan kita mampu menembus Rp1000 triliun. Itu merupakan rekor tersendiri jika dibandingkan realisasi penerimaan pajak nasional di tahun-tahun sebelumnya," kata Darusalam saat dihubungi suara.com, Selasa (29/12/2015).

Walaupun harus diakui, menurutnya, realisasi penerimaan pajak nasional untuk tahun ini dipastikan gagal. Sebab realisasi penerimaan pajak per 30 November 2015 yang mencapai Rp1.015,6 triliun baru mencapai 68,2 persen dari target penerimaan pajak dalam APBNP 2015 yang dipatok Rp1.489,3 triliun. Dengan sisa hanya 1 bulan, target tersebut memang mustahil tercapai di akhir tahun.

"Sejak awal target tersebut memang tidak realistis. Itu kan dipatok saat target pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen. Faktanya pertumbuhan ekonomi kita hanya sedikit di atas 5 persen," ujar Darusalam.

Kondisi ekonomi yang melambat otomatis membuat dunia usaha juga tak terlalu agresif. Ketika kegiatan ekonomi lesu, penerimaan pajak sudah pasti ikut terseret.

"Target penerimaan pajak di tahun 2015 yang ditetapkan pemerintah berarti tumbuh 31 persen dibanding realisasi penerimaan pajak tahun 2014. Padahal dalam 5 tahun terakhir, realisasi penerimaan pajak selalu tumbuh di kisaran 12 - 15 persen pertahun," jelas Darusalam.

Sebagaimana diketahui, menurut data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan pajak Indonesia per 30 November 2015 mencapai Rp1.015,6 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari penerimaan pajak Rp877,0 triliun dan penerimaan kepabeanan dan cukai yang mencapai Rp138,6 triliun. Sehingga realisasi penerimaan pajak nasional sampai kini baru mencapai 68,2 persen dari target pajak dalam APBNP 2015 yang dipatok Rp1.489,3 triliun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI